Dinilai Anti Kritik dan Bungkam, Mahasiswa Merangsek Masuk Ke Gedung Wali Kota Tangerang

- Penulis

Jumat, 28 Februari 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, PUSATBERITA — Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tangerang  Ke-32 yang diperingati pada 28 Februari 2025 diwarnai aksi unjuk rasa oleh puluhan mahasiswa yang menamai dirinya Koalisi Mahasiswa Cabang Tangerang.

 

Aksi yang berlangsung tersebut, melibatkan sejumlah elemen seperti Forum Aksi Mahasiswa Tangerang, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang, Pelajar Islam Indonesia Daerah Kota Tangerang dan Pemuda Neglasari.

 

Sampai dengan aksi berakhir, massa aksi unjuk rasa, tidak ditemui oleh Pejabat Kota Tangerang seperti Ketua DPRD dan Perwakilan Wali Kota Tangerang. Massa aksi menilai pemerintah Kota Tangerang anti kritik dan bungkam atas sejumlah permasalahan yang ingin disampaikan Mahasiswa.

 

Kordinator Lapangan, Finna mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah tuntutan yang hendak disampaikan.

 

“Tuntutan kita jelas, berkaitan dengan sejumlah permasalahan krusial seperti dibentuknya dewan pendidikan rakyat, gratiskan pendidikan serta kesehatan.” kata Finna dalam orasinya.

Baca Juga :  Disnaker Kota Tangerang Gelar Pelatihan Barista, Katar Jurumudi Beri Apresiasi

 

Ditempat yang sama Ketua Umum SEMMI Cabang Tangerang, Indri Damayanthi, juga menyoroti beberapa isu terkait pembangunan fisik daerah.

 

“Banyak sejumlah kasus yang perlu dituntaskan, sepeti dugaan korupsi RSUD Panunggangan Barat, RSUD Jurumudi Baru, dan SMPN 34 Kota Tangerang,” tegas Indri Damayanthi, yang juga massa aksi.

 

Selain itu, aksi yang berlangsung tersebut juga melibatkan organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII), dalam kesempatan tersebut Reyzan mengungkapkan bahwa, banyaknya pungli di sekolah serta peserta didik yang sulit membayar biaya sekolah.

 

“Ada siswa yang tidak dapat bayar uang sekolah, bahkan ada ijazahnya yang ditahan, serta banyaknya pungli yang dilakukan pihak sekolah perlu menjadi perhatian pemerintah,” Terang Reyzan Ketua PII Kota Tangerang.

 

Aksi tersebut ditutup dengan pembacaan tuntutan oleh para mahasiswa, mereka juga menyatakan perlawanan atas kebijakan yang tidak pro-rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut
Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni
ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa
Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan
Kapolri Tinjau Langsung, Kondisi Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni
Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan
Pantauan Arus Balik Lebaran 2026 Bakauheni-Merak Lancar
SMIT: Perda No 2 Tahun 2025 Tentang Hilirisasi, Hanya Untungkan Orang Kuat Lokal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 13:11 WIB

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:05 WIB

Pastikan Kelancaran Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Lakukan Kunjungan ke Bakauheni

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:43 WIB

ASDP Prediksi: Puncak Arus Balik di Bakauheni, 25 Ribu Kendaraan Menuju Jawa

Sabtu, 28 Maret 2026 - 23:51 WIB

Kawal Potensi Arus Mudik 2026, Menhub dan Wamenhub Intens Tinjau Pelabuhan Ciwandan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:09 WIB

Andri Permana Gelar Reses Kedua, Masyarakat Keluhkan Akses BPJS dan Infrastruktur Lingkungan

Berita Terbaru

Opini

Trump, Iran, dan Mitos Kemenangan Instan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:09 WIB