Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi Siap Dukung Prabowo Pilpres 2029

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Partai Gema Bangsa Resmi Dideklarasikan di JCC sebagai Partai Politik Baru, Sabtu (17/1) 2026 (Foto: Akun X/@stargazerofwar)

Partai Gema Bangsa Resmi Dideklarasikan di JCC sebagai Partai Politik Baru, Sabtu (17/1) 2026 (Foto: Akun X/@stargazerofwar)

‎‎JAKARTA, PUSATBERITA – Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026).

‎Partai Gema pada saat itu juga langsung menyatakan dukungan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

‎Partai ini dipimpin oleh Ahmad Rofiq sebagai Ketua Umum dan Muhammad Sopiyan sebagai Sekretaris Jenderal.

‎“Dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab sejarah, saya nyatakan partai gema bangsa resmi berdiri, resmi berjuang dan siap menjadi bagian dari kebangkitan Indonesia,” ujar Ahmad Rofiq, saat mendeklarasikan Partai Gema Bangsa, Sabtu.

‎Deklarasi tersebut dibacakan oleh Muhammad Sopiyan selaku Sekjen Partai Gema Bangsa.

‎Acara turut dihadiri sejumlah tokoh dan perwakilan partai politik, di antaranya mantan Menteri ESDM Sudirman Said, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, serta perwakilan dari Partai NasDem, Demokrat, PKS, dan partai lainnya.

Dukung Prabowo Maju di Pilpres 2029 

‎Saat membacakan deklarasi, Sopiyan secara tegas menyatakan dukungan Partai Gema Bangsa kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam kontestasi Pilpres 2029. “Partai Gema Bangsa mendukung Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden dalam pemilu tahun 2029,” ujar Sopiyan.

‎Dia menuturkan, Partai Gema Bangsa berdiri atas keinginan kuat untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, maju, adil, makmur, dan sejahtera sesuai dengan visi dan misi partai.

‎Menurut Sopiyan, Partai Gema Bangsa hadir sebagai partai politik modern yang terbuka bagi seluruh rakyat Indonesia dan ingin menjawab kegelisahan publik terhadap praktik politik yang transaksional, sentralistik, dan oligarkis.

‎Partai ini juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan memberdayakan potensi daerah dan kearifan lokal melalui kebijakan desentralisasi politik.

‎Selain itu, Partai Gema Bangsa ingin menjadi rumah politik yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan potensi, inisiatif, dan kreativitas yang produktif bagi kemajuan bangsa.

‎“Partai Gema Bangsa dengan kekuatan struktur organisasi dan kader yang tersebar di seluruh provinsi dan kabupaten kota di Indonesia serta perwakilan di luar negeri, siap memenangkan Pemilu tahun 2029,” imbuh Sopiyan.

Alasan Dukung Prabowo Dua Periode 

‎Ahmad Rofiq menilai, Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang langka dan layak melanjutkan kepemimpinannya hingga dua periode.

‎“Partai Gema Bangsa juga mendukung Bapak Prabowo Subianto maju kembali untuk Pilpres di 2029. Rasa-rasanya langka mencari calon pemimpin seperti apa yang dimiliki oleh Pak Prabowo hari ini,” kata Rofiq.

‎Rofiq memuji ketegasan Prabowo dalam memberantas korupsi. Menurut dia, belum ada presiden sebelumnya yang menunjukkan sikap sekeras Prabowo terhadap praktik korupsi.

‎“Begitu kerasnya melawan korupsi. Tidak pandang bulu apa pun disikat. Banyak sekali para koruptor-koruptor itu lari ke luar negeri karena ancaman-ancamannya. Kita tidak pernah mendapati presiden-presiden sebelumnya yang segalak seperti Pak Prabowo,” papar dia.

Baca Juga :  Tiket MotoGP Mandalika 2025 Laku Keras, Penjualan Tembus 90 Persen

‎Dia juga menyatakan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sejalan dengan visi membangun Indonesia maju menuju Indonesia Emas, berdaulat, dan mandiri.

‎Bahkan, Rofiq mengungkapkan bahwa Partai Gema Bangsa mengusulkan agar Prabowo Subianto mendapat penghargaan internasional.

‎“Gema Bangsa juga mengusulkan kepada Komite Nobel Norwegia untuk memberikan Nobel Perdamaian kepada Presiden Prabowo Subianto yang secara aktif untuk mendorong kemerdekaan Palestina,” ujar dia.

‎Rofiq menilai, kepemimpinan nasional selama lima tahun tidak cukup untuk membangun Indonesia yang besar dan kompleks.

‎“Enggak realistis kalau hanya satu periode. Dua periode itu syarat minimal seseorang pemimpin itu bisa teruji, apakah yang menjadi bagian dari gagasannya atau misi perjuangannya itu bisa tercapai atau tidak,” kata Rofiq.

‎Kalau hanya lima tahun, Rofiq berkata, tidak akan menghasilkan, tidak banyak yang dihasilkan, tapi kalau sepuluh tahun saya yakin bisa kita rasakan, ada dampak.

Tolak Pilkada Lewat DPRD

‎Walaupun menyatakan dukungan politik, Partai Gema Bangsa menyampaikan sikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

‎Rofiq menegaskan, partainya menginginkan pilkada tetap dilakukan secara langsung demi menjamin transparansi dan keterbukaan.

‎“Klir bahwa kami menginginkan keterbukaan, transparansi. Jadi, kami ingin dipilih secara langsung,” ujar Rofiq.

‎Dia mengakui bahwa pilkada langsung memiliki biaya politik, namun menilai mekanisme tersebut masih lebih baik dibandingkan pemilihan lewat DPRD yang berpotensi transaksional.

‎“Jangan sampai demokrasi ditarik mundur, karena sesungguhnya dalam konteks Pilkada langsung itu yang ada adalah cost politic, bukan transaksional,” ucap dia.

Jejak Politik Ahmad Rofiq

‎Meski baru dideklarasikan, Partai Gema Bangsa sejatinya telah berbadan hukum sejak Maret 2025.

‎Status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Hukum Nomor M.HH-3AH.11.02 Tahun 2025.

‎Ketua Umum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq juga bukan sosok baru di dunia politik nasional. Dia telah berkiprah sejak 2006 dengan ikut mendirikan Partai Matahari Bangsa dan dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.

‎Pada 2011, Rofiq menjadi salah satu deklarator Ormas Nasional Demokrat yang kemudian bertransformasi menjadi Partai NasDem. Dia menjabat sebagai Sekjen Partai NasDem periode 2011–2013.

‎Tahun 2013, Rofiq bersama Hary Tanoesoedibjo mendirikan Ormas Perindo yang menjadi cikal bakal Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Rofiq menjabat Sekjen Perindo sejak 2015 hingga 2024.

‎Pada Pilpres 2019, dia juga tercatat sebagai Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih
Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU
PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 
Mengenal Sosok yang dapat Menanggulangi Banjir di Jakarta 
Resmi PSSI Ikat Kerja Sama Dengan Apparel Asal Spanyol
Sebanyak 1.914 Jiwa Ngungsi di GOR Gembor Akibat Tanggul Kali Sabi Jebol
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:51 WIB

Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20 WIB

PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:43 WIB

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:08 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 

Minggu, 25 Januari 2026 - 18:18 WIB

Mengenal Sosok yang dapat Menanggulangi Banjir di Jakarta 

Berita Terbaru

Hasil Carabo Cup: Arsenal Menang Tipis 1-0 Atas Chelsea (Foto: The Guardian)

Sepak Bola

Meriam London Singkirkan The Blues Dari Carabao Cup

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:46 WIB

The Gunners Pesta Gol di Kandang Leeds United (Foto: DetikSport)

Olahraga

The Gunners Pesta Gol Saat Tandang ke Markas Leeds United

Minggu, 1 Feb 2026 - 19:59 WIB