Diplomat Kemlu Tewas Kondisi Wajah Dilakban, Polisi Tak Temukan Tanda Kekerasan

- Penulis

Rabu, 9 Juli 2025 - 14:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jenazah. | Sumber: pinterest.

Ilustrasi Jenazah. | Sumber: pinterest.

JAKARTA, PUSATBERITA – Polisi mengungkap aktivitas terakhir diplomat muda ahli Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia berinisial ADP (39) sebelum ditemukan tewas dalam kondisi muka terlakban.‎

‎Sebelum korban ditemukan tewas, penjaga kos masih melihatnya makan di sebuah ruangan di dalam kos kawasan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat.

‎”Si penjaga malam, penjaga di rumah malam hari, dia (korban) makan katanya, di kosan itu kan ada ruangan kayak ruangan dapurnya lah. Saat itu malam hari dia makan mungkin habis ngegojek (pesan dari Gojek) kali ya,” kata Kapolsek Menteng Kompol Rezha Rahandhi kepada wartawan, Rabu (9/7) 2025.

‎Rezha menuturkan keterangan dari penjaga kos itu sesuai dengan rekaman CCTV yang telah diperiksa kepolisian. Dalam rekaman CCTV itu, kata dia, korban juga sempat menyapa penjaga kos.

‎”Memang dibuktikan kelihatan di CCTV itu memang dia keluar buang sampah. Jadi malam hari itu dia sekitar pukul 22.00, jam 10-an mendekati 22.30, dia nyapa, ayo mas, gitu aja,” katanya.

‎Rezha menyampaikan, sejauh ini pihaknya telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yakni pemilik kos, penjaga kos, serta saudara korban.‎

‎Dilanjutnya Rezha, pihaknya masih mencari keterangan saksi-saksi lainnya. Termasuk, mendalami rekaman CCTV di rumah kos tersebut.

Baca Juga :  Prabowo Tekankan Pembahasan Sistem Pemilu Demi Kepentingan Rakyat

‎”Sudah ada dua (CCTV) yang kita sudah periksa, cuma masih belum, masih biasa lah gambarannya. Karena kan kebetulan CCTV-nya kan juga yang masih pakai MMC atau memory card yang langsung dari kameranya. Jadi kita masih periksa terus, periksa satu-satu karena kan terpotong ya, bukan yang CCTV, yang recorder gitu,” lanjut dia.

‎ADP (39) ditemukan tewas dengan kondisi wajah terbungkus isolasi atau lakban di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) sekitar pukul 08.30 WIB.

‎Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Selain itu, polisi juga menyebut, barang milik korban tidak ada yang hilang.

‎Berdasarkan olah TKP, polisi menemukan sidik jari korban pada lakban yang menutup wajahnya. Namun, hal itu akan diperiksa lebih lanjut di laboratorium.

‎Kementerian Luar Negeri (Kemlu) membenarkan bahwa pria yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi wajah terbungkus lakban di Menteng, Jakarta Pusat, merupakan staf mereka.

‎Juru bicara Kemlu RI Rolliansyah ‘Roy’ Soemirat mengatakan bahwa ADP merupakan staf atau diplomat Kemlu.

‎”Betul, salah satu staf Kemenlu, saudara. ADP telah meninggal dunia di kediamannya di Gondangdia,” kata Roy dalam keterangan tertulis, kemarin.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki
‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot
SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki

Senin, 14 September 2026 - 23:30 WIB

‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot

Senin, 14 September 2026 - 19:51 WIB

SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Berita Terbaru