PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa.

Foto: istimewa.

JAKARTA, PUSATBERITA – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS Mardani Ali Sera mendukung Presiden Prabowo Subianto jika melakukan penyegaran Kabinet Merah Putih. Ia meminta proses pergantian menteri tidak semata mempertimbangkan kepentingan politik, tetapi juga kapasitas dan integritas.

Mardani menilai keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. Namun, prinsip merit system perlu menjadi salah satu dasar dalam menentukan calon menteri.

“Belum dapat kabar. Intinya itu hak prerogatif Presiden. Tapi merit system perlu jadi pertimbangan,” kata Mardani kepada wartawan, Minggu (9/8/2026).

Menurut dia, pembenahan kabinet perlu berjalan beriringan dengan reformasi birokrasi. Pemerintah dinilai menghadapi tantangan berat, terutama di tengah sejumlah survei yang menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah mengalami penurunan.

“Plus perlu diterapkan reformasi birokrasi. Miskin struktur dan kaya fungsi. Presiden Prabowo punya tugas berat. Di beberapa survei tingkat kepuasan publik turun,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPR RI itu juga membuka peluang masuknya wajah baru ke dalam Kabinet Merah Putih. Ia menilai latar belakang partai politik tidak seharusnya menjadi ukuran utama.

Mardani mendorong pemerintah memilih sosok yang memiliki kapasitas dan integritas, termasuk dari kalangan profesional.

Baca Juga :  KAMP-SOS Dukung DPR Desak Komdigi Cegah Penyalahgunaan AI untuk Konten Pornografi

“Bagus kalau mau rekrut orang, yang dikenal publik orang yang punya kapasitas dan integritas. Kalau perlu profesional, tidak harus orang partai. Ada banyak anak bangsa yang berkualitas,” tuturnya.

Isu Reshuffle Menguat Jelang HUT RI

Wacana perombakan Kabinet Merah Putih kembali mencuat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Informasi yang beredar menyebut reshuffle berpeluang dilakukan setelah 17 Agustus 2026.

Reshuffle tersebut disebut bersifat terbatas dan salah satu fokusnya adalah mengisi sejumlah posisi kementerian yang masih kosong.

Namun, pemerintah sejauh ini membantah telah menyiapkan agenda reshuffle.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan belum ada rencana perombakan kabinet hingga saat ini.

“Nah, masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Merah Putih,” kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8).

Meski begitu, Prasetyo menyebut pengisian jabatan yang kosong dapat menjadi prioritas apabila Presiden nantinya memutuskan melakukan perubahan susunan kabinet.

“Kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah mengisi jabatan-jabatan yang saat ini kosong,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional
Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat
‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok
‎Jelang Kongres HIKMAHBUDHI, Ananda Tegaskan Gajah Ganesa Bukan Simbol Afiliasi Partai
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Berita Terbaru