Diduga Awak Kapal Asal Indonesia Jadi Korban Dalam Pembajakan Kapal Tanker MT Honour 25

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 12:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembajakan Kapal Tanker MT Honour 25 di Perairan Somalia (Foto: Ilustrasi)

Pembajakan Kapal Tanker MT Honour 25 di Perairan Somalia (Foto: Ilustrasi)

JAKARTA, PUSATBERITA — Kapal tanker MT Honour 25 yang dioperasikan oleh Wharf Chartering dilaporkan mengalami dugaan pembajakan di perairan Somalia pada Selasa malam, 21 April 2026. Hingga saat ini, seluruh awak kapal, termasuk warga negara Indonesia, belum dapat dihubungi.

Salah satu awak kapal asal Indonesia yang diketahui berada di dalam adalah Ashari Samadikun, alumni Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar angkatan 30. Informasi awal kejadian diperoleh dari pesan suara yang dikirimkan korban kepada istrinya sekitar pukul 19.20 WIT.

Dalam pesan tersebut, korban terdengar panik dan menyampaikan bahwa kapalnya sedang diserang. “Sayang, diserang kapalku sama bajak laut,” ucapnya dengan suara bergetar. Setelah itu, komunikasi terputus dan tidak ada respons lanjutan meskipun nomor telepon sempat masih aktif.

Pihak keluarga kemudian menerima informasi dari rekan kerja korban yang berada di kapal berbeda namun masih dalam perusahaan yang sama, agar untuk sementara tidak menghubungi korban demi menjaga keselamatan seluruh kru. Namun, beberapa jam setelah kejadian, seluruh nomor komunikasi, baik milik korban maupun kapal, sudah tidak aktif.

Baca Juga :  Fermin Aldeguer Juarai MotoGP Mandalika 2025, Marc Marquez Terjatuh

Berdasarkan informasi pelacakan terakhir, kapal MT Honour 25 berada di wilayah perairan rawan, tepatnya di sekitar jalur pelayaran internasional dekat Somalia yang memang dikenal sebagai kawasan dengan tingkat ancaman pembajakan tinggi.

Hingga Jumat, 25 April 2026, tidak ada kabar lanjutan mengenai kondisi kapal maupun para awaknya. Keluarga korban bersama masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan otoritas terkait untuk segera melakukan pencarian serta upaya penyelamatan.

Pihak keluarga juga mengimbau kepada siapa pun yang memiliki informasi, koneksi, atau akses terkait kejadian ini untuk segera berbagi demi membantu perkembangan situasi. Informasi sekecil apa pun dinilai sangat berarti.

Kasus ini kembali menyoroti tingginya risiko keamanan di jalur pelayaran internasional, khususnya di kawasan perairan Somalia, yang masih menjadi ancaman nyata bagi para pelaut, termasuk warga negara Indonesia.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia: Jutaan Warga Masih Berjuang untuk Tanah Leluhur
Pangeran Arab Saudi Tewas Pasca Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Santri Pare Raih Prestasi: IIBSA Sabet Medali Perunggu Singapore Invention Convention 2026
Prabowo di Tengah Labirin Geopolitik
Lanjutkan Perang! ‎Iran Tolak Tegas Tawaran Negosiasi Trump ‎
‎Australia Chaos! Tuntut Tangkap Presiden Israel Saat Kunjungan
Aurora Gaming PH Keluar Sebagai Juara M7 World Championship
Alter Ego Esport Masuk Grand Final M7 World Championship
Berita ini 81 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia: Jutaan Warga Masih Berjuang untuk Tanah Leluhur

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:55 WIB

Pangeran Arab Saudi Tewas Pasca Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Senin, 27 April 2026 - 12:03 WIB

Diduga Awak Kapal Asal Indonesia Jadi Korban Dalam Pembajakan Kapal Tanker MT Honour 25

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:29 WIB

Santri Pare Raih Prestasi: IIBSA Sabet Medali Perunggu Singapore Invention Convention 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:22 WIB

Prabowo di Tengah Labirin Geopolitik

Berita Terbaru

Terjadi kemacetan di ruas jalan dampak gelaran Tangerang 10K 2026 (foto/@captainakasia)

Banten

‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 10:05 WIB