‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Survei SMRC mencatat persepsi publik terhadap situasi politik cenderung memburuk (foto Ilustrasi: Pusat-Berita.com).

Survei SMRC mencatat persepsi publik terhadap situasi politik cenderung memburuk (foto Ilustrasi: Pusat-Berita.com).

‎JAKARTA, PUSATBERITA – Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan persepsi masyarakat terhadap kondisi politik nasional cenderung memburuk. Sebanyak 42,8 persen responden menilai situasi politik Indonesia berada dalam kondisi buruk hingga sangat buruk.

‎Temuan itu merupakan hasil survei bertajuk Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden yang dipaparkan Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, melalui kanal YouTube SMRC TV, Minggu (26/7/2026).

‎Deni mengatakan, penilaian positif masyarakat terhadap kondisi politik mengalami penurunan dibandingkan survei pada November 2025.

‎”Sejak November 2025 ada penurunan jumlah kelompok yang masih menganggap keadaan baik-baik saja,” kata Deni.

‎Dalam survei tersebut, hanya 13,5 persen responden yang menilai kondisi politik nasional berada dalam kategori baik atau sangat baik. Rinciannya, 1,7 persen menyatakan sangat baik dan 11,8 persen menilai baik.

‎Sementara itu, 33,6 persen responden menilai kondisi politik berada pada kategori sedang, 31,7 persen menyebut kondisi politik buruk, dan 11,1 persen menilai sangat buruk. Adapun 10,2 persen responden tidak menjawab atau menyatakan tidak tahu.

Baca Juga :  SEMMI Jakarta Raya Dukung Operasi Ketupat 2026: Mudik Aman, Prioritaskan Keselamatan

‎Secara akumulatif, sebanyak 42,8 persen responden memandang kondisi politik nasional berada dalam kategori buruk dan sangat buruk. Angka tersebut jauh melampaui proporsi responden yang menilai kondisi politik berada dalam kategori baik atau sangat baik, yang hanya mencapai 13,5 persen.

‎Jika dibandingkan dengan hasil survei November 2025, proporsi responden yang menilai kondisi politik dalam kategori baik turun dari 35,8 persen menjadi 13,5 persen.

‎Survei SMRC dilakukan pada 5–19 Juli 2026 terhadap 749 responden yang memiliki hak pilih. Sampel dipilih secara acak dengan metode pengumpulan data melalui wawancara telepon terhadap 83,8 persen responden dan wawancara tatap muka terhadap 16,2 persen responden yang tidak memiliki akses telepon.

Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 3,7 persen.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Anggota Wantimpres
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi

Berita Terbaru

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB