Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

- Penulis

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, Ana Supriatna, dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual terhadap salah seorang anak buahnya. Laporan tersebut kini ditangani Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tangerang Beni Rachmat membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, Ana akan dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan perkara yang sedang ditangani.

“Saat ini sedang dalam proses penanganan. Terhadap yang bersangkutan, nanti akan dilakukan pemanggilan,” ujar Beni, Senin, 21 September 2026.

Beni mengatakan kondisi korban saat ini telah membaik dan masih menjalankan aktivitas pekerjaannya. Pemerintah daerah, kata dia, masih melakukan pemeriksaan sebelum mengambil keputusan terkait perkara tersebut.

“Untuk korban masih baik-baik saja, masih melaksanakan kegiatan bekerjanya,” kata Beni.

Adapun mengenai kemungkinan sanksi terhadap Ana, Beni mengatakan belum ada keputusan. BKPSDM masih memproses laporan dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Konsolidasi Akbar Pemuda Batak Bersatu Kota Tangerang: Perkuat Soliditas dan Komitmen Pelayanan

“Ini masih dalam proses. Keputusannya belum ada, kita masih dalam proses penanganan,” ujarnya.

Dugaan kasus tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah pegawai di lingkungan Satpol PP Kabupaten Tangerang. Mereka memasang poster sebagai bentuk solidaritas terhadap korban. Salah satu poster bertuliskan “I Stand With the Victims Against Sexual Assaults” terlihat di sejumlah pintu ruangan kantor Satpol PP Kabupaten Tangerang.

Beni menyebut pemasangan poster tersebut merupakan bentuk dukungan pegawai terhadap korban.

“Ini merupakan bentuk solidaritas pegawai terhadap korban,” kata dia.

Hingga Senin, 21 September 2026, BKPSDM Kabupaten Tangerang masih menangani laporan tersebut. Belum ada keputusan resmi mengenai sanksi terhadap Ana Supriatna.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
160 Anggota Linmas se-Karawaci Ikuti Pelatihan Baris-Berbaris
Polsek Karawaci Salurkan Bansos dan Bina Usaha bagi 30 Warga Disabilitas
Dari Kokedama hingga Cisadane, Warga Karawaci Ilir Bicara Lingkungan
Dialog Nawal Institute Soroti Pencemaran Berat Sungai Cisadane
Pengurus DPC GAMKI Kota Tangerang Periode 2026–2029 Dilantik
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Senin, 2 November 2026 - 18:08 WIB

Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai

Senin, 2 November 2026 - 13:54 WIB

Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:03 WIB

160 Anggota Linmas se-Karawaci Ikuti Pelatihan Baris-Berbaris

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Polsek Karawaci Salurkan Bansos dan Bina Usaha bagi 30 Warga Disabilitas

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB