Tutup HBB 2025, Disbudpar Kota Tangerang Harapkan Tiap Kecamatan Ciptakan Buku Budaya

- Penulis

Senin, 23 Juni 2025 - 01:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Budpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menabuh Gong sebagai simbolis Hajatan Budaya Batuceper 2025 resmi ditutup, Minggu 22 Juni 2025. | Foto: Istimewa.

TANGERANG, PUSATBERITA Puncak acara Hajatan Budaya Batuceper (HBB) 2025 yang sudah berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 20 s/d 22 Juni 2025 di Taman Embung Batusari, Kec. Batuceper, Kota Tangerang, Banten sebagai upaya melestarikan budaya lokal resmi ditutup pada Minggu Sore (22/6) 2025.

Rangkaian demi rangkaian acara pendukungnya berupa lomba kesenian, pameran UMKM, pertunjukan tarian dan musik, serta pemerikasaan kesehatan gratis menjadi cerminan pelaksanan HBB 2025 yang diaktualisasikan melalui proses interaksi sosial-budaya dan ekonomi merupakan wujud kolaborasi antar Pemerintah Kota Tangerang dengan masyarakat dalam upaya melestarikan budaya lokal.

Tampak hadir dalam acara penutupan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang (Budpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, Camat Batuceper, Achsin Ghufron Falfeli, Lurah Se-Kecamatan Batuceper, Seniman, tokoh masyarakat dan para undangan.

Kadis Budpar Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, menyampaikan apresiasinya terhadap Kecamatan Batuceper dan seluruh jajaran atas terlaksananya kegiatan Hajatan Budaya Batuceper 2025 sebagai ajang pelestarian budaya lokal kepada generasi penerus.

“Kegiatan yang bermanfaat bagi kita semua, kita terus lestarikan kebudayaan di Kota Tangerang terutama di Kecamatan Batuceper,” ucap Boyke.

Salah satu peserta yang berhasil menyabet juara pada Hajatan Budaya Batuceper 2025, Minggu 22 Juni 2025. | Foto: istimewa.

Kebudayaan Kota akan punah, Boyke berucap, jika tidak ada upaya untuk melestarikan dan menurunkan ke generasi muda. Apalagi menurutnya, generasi muda tidak hanya menjadi penerus, tetapi juga pelopor dalam melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa di tengah arus teknologi informasi yang semakin deras.

Baca Juga :  Truk ODOL Masih Bebas Beroperasi, PKC PMII Banten Soroti Lemahnya Implementasi Kebijakan

Boyke menambahkan, Pemkot Tangerang melalui Disbudpar akan mendorong kepada seluruh kecamatan di Kota Tangerang untuk dapat menciptakan kegiatan pelestarian budaya lokal seperti Hajatan Budaya di Kecamatan Batuceper ini.

“Kedepannya jika seluruh Kecamatan sudah memiliki kegiatan pelestarian budaya seperti Hajatan Budaya, maka akan lebih mudah bagi kami (Disbudpar) untuk menjalankan komitmen dalam merawat budaya Kota,” tambahnya.

Selanjutnya, Boyke Urif Hermawan, dalam konteks literasi mengharapkan setiap Kecamatan di Kota Tangerang mampu menciptakan karya tulis berisi kumpulan prodak budaya lokal yang dibukukan berdasarkan kearifan lokal, kekhasan seni dan akulturasi kebudayaan setempat.

“Jadi setiap kecamatan dengan karakteristik masyarakat dan budaya yang berbeda-beda akan mempunyai keunikan sendiri yang nanti akan dikompilasi di tingkat Kota oleh Disbudpar,” imbuhnya.

Penutupan Hajatan Budaya dimeriahkan oleh beragam penampilan musik, seperti Kopi Kuyup dan Akamsi band, pertunjukan seni tari oleh Sanggar Raisya, dan juga turut serta penampilan Kesenian Silat Beksi. Rangkaian lain pada penutupan Hajatan Budaya Batuceper 2025 ialah pengumuman pemenang lomba-lomba yang sudah digelar sejak tanggal 20 Juni 2025 lalu.

Salah satu peserta lomba dari SDN Batuceper 1 yang berhasil meraih berhasil Juara 1 dalam cabang lomba Tari Kreasi turut mengungkapkan kebanggaannya pada Hajatan Budaya Batuceper yang merupakan program unggulan dalam upaya melestarikan kebudayaan lokal.

“Senang banget, dapat juara 1 dan ini hasil latihan selama satu bulan kak,” ucap Siska dengan senang.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong
Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:19 WIB

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Berita Terbaru

Ketua DPD Generasi Muda Pujakesuma Kabupaten Bogor Ripan Ardiana mendesak transparansi dan evaluasi pengelolaan Lapas Kelas IIA Cibinong. (Foto/dokumen pribadi)

Jawa Barat

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB