‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI

- Penulis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi Peduli Iran gelar aksi di depan Kedubes AS buntut agresi militer Israel, Jumat (6/3) 2026 (foto: Topan Bagaskara/pusat-berita.com).

Aliansi Peduli Iran gelar aksi di depan Kedubes AS buntut agresi militer Israel, Jumat (6/3) 2026 (foto: Topan Bagaskara/pusat-berita.com).

‎JAKARTA, PUSATBERITA – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Iran (API) yang terdiri dari Pemuda Muslimin DKI Jakarta, SEMMI Jakarta Raya, dan LMND DKI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat dan Kantor Kementerian Luar Negeri RI pada Jumat (06/03/2026).

‎Aksi ini merupakan respons tegas terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah, menyusul serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran.

‎Koordinator Lapangan API yang juga merupakan Ketua Pemuda Muslimin, Rizky, dalam orasinya menegaskan bahwa serangan sepihak tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

‎”Tindakan militer ini telah mengangkangi Pasal 2 Ayat 4 Piagam PBB yang melarang agresi terhadap kedaulatan negara lain. Ini bukan sekadar konflik regional, melainkan ancaman serius terhadap Jus Cogen norma imperatif internasional yang melarang keras adanya agresi dan kejahatan perang,” ujar Rizky di depan Kedubes AS.

‎Rizky juga menyoroti dampak ekonomi yang mulai membayangi masyarakat Indonesia akibat ketegangan di Selat Hormuz. Sebagai jalur distribusi minyak dunia, gangguan di kawasan tersebut dipastikan memicu lonjakan harga energi yang akan membebani rakyat kecil.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, yang turut hadir memimpin massa di depan Kementerian Luar Negeri RI, mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil peran lebih aktif sesuai amanat konstitusi.

‎”Indonesia adalah negara yang memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif. Kami meminta Kemenlu untuk berdiri tegak melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan dan perdamaian abadi sebagaimana mandat Pembukaan UUD 1945,” tegas Yanto.

Baca Juga :  Ketua Umum PW Semmi Jakarta Raya Soroti Proyek Spam Milik PAM Jaya

‎Ia juga mengingatkan pemerintah akan kewajiban melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di zona konflik. Sesuai UU No. 37 Tahun 1999, perlindungan terhadap mahasiswa dan pekerja migran Indonesia di Timur Tengah harus menjadi prioritas utama melalui langkah-langkah diplomasi dan persiapan evakuasi yang matang.

Di tempat yang sama, Randen Akagits ketua LMND DKI Jakarta menyampaikan bahwa perang AS-Iran dengan Negara Timur Tengah merupakan sistem struktur kerja kotor dari sistem kapitalisme global, dimana agresi militer menjadi jalan keluar bagi imprealis untuk mengamankan akumulasi modal.

‎Tuntutan Aliansi Peduli Iran (API):

  1. Mengecam keras segala bentuk agresi militer sepihak oleh AS dan sekutunya yang merusak tatanan hukum internasional.
  2. Mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera menghentikan eskalasi konflik guna mencegah kehancuran kemanusiaan yang lebih luas.
  3. Meminta Pemerintah RI untuk mengantisipasi efek domino kenaikan harga energi nasional demi menjaga daya beli masyarakat sesuai semangat Pasal 33 UUD 1945.
  4. Menuntut perlindungan maksimal bagi WNI di kawasan terdampak konflik melalui koordinasi internasional yang cepat.

‎Aksi yang berlangsung tertib ini ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap kepada perwakilan instansi terkait sebagai bentuk komitmen moral masyarakat sipil terhadap keadilan dan perdamaian dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith
Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang
PB PII Gelar Aksi Respon Kasus Represifitas Polri Terhadap Pelajar
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
PB PII Kolaborasi Bersama Laznas Bakrie Amanah: Salurkan 50 Paket Santunan untuk Yatim di Asrama Yatim Mandiri Jakarta
PB SEMMI Desak Pemerintah Prioritaskan Evakuasi WNI di Tengah Konflik AS–Israel dan Iran
Pengurus Besar Pelajar Islam Periode 2026–2028 Gelar Pelantikan, Training Center dan Rapat Kerja
PB SEMMI Desak KPK Audit dan Periksa Polemik Mobil Dinas Gubernur Kalimantan Timur
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:38 WIB

‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:52 WIB

‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:02 WIB

Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang

Selasa, 3 Maret 2026 - 04:35 WIB

PB PII Gelar Aksi Respon Kasus Represifitas Polri Terhadap Pelajar

Senin, 2 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026

Berita Terbaru

Aliansi Peduli Iran gelar aksi di depan Kedubes AS buntut agresi militer Israel, Jumat (6/3) 2026 (foto: Topan Bagaskara/pusat-berita.com).

Nasional

‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI

Sabtu, 7 Mar 2026 - 03:38 WIB