PB SEMMI Desak Pemerintah Prioritaskan Evakuasi WNI di Tengah Konflik AS–Israel dan Iran

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhammad Senanatha (Foto: Istimewa)

Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhammad Senanatha (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA — Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhammad Senanatha, menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berpotensi memperluas konflik kawasan Timur Tengah serta berdampak langsung terhadap kepentingan nasional Indonesia.

Menurutnya, pemerintah harus segera mengambil langkah antisipatif karena konflik tersebut berisiko memicu gangguan stabilitas ekonomi global, kenaikan harga energi, serta ancaman terhadap keselamatan Warga Negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak konflik.

“Kami mendesak pemerintah memprioritaskan perlindungan dan evakuasi WNI apabila situasi keamanan semakin memburuk. Negara wajib memastikan keselamatan seluruh warga negara, khususnya mahasiswa dan pekerja migran Indonesia di kawasan konflik,” tegas Muhammad Senanatha.

Baca Juga :  PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah

PB SEMMI juga mendorong Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk memperkuat koordinasi diplomatik, melakukan pendataan menyeluruh terhadap WNI, serta menyiapkan skema evakuasi darurat guna mengantisipasi eskalasi konflik yang lebih luas.

Selain itu, pemerintah Indonesia diminta mengambil peran diplomasi aktif dalam mendorong perdamaian dunia sekaligus menjaga stabilitas nasional agar kepentingan rakyat tidak terdampak akibat konflik geopolitik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD
INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup
‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI
‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith
Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang
PB PII Gelar Aksi Respon Kasus Represifitas Polri Terhadap Pelajar
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
PB PII Kolaborasi Bersama Laznas Bakrie Amanah: Salurkan 50 Paket Santunan untuk Yatim di Asrama Yatim Mandiri Jakarta
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:38 WIB

‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:52 WIB

‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:02 WIB

Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang

Berita Terbaru

Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi (foto: istimewa).

Pilihan Redaksi

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Selasa, 10 Mar 2026 - 17:08 WIB

Anggota DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD

Senin, 9 Mar 2026 - 19:39 WIB

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada Saat Berikan Sambutan dalam Penutupan INRA EXPO KB PII 2026 (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Nasional

INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

Senin, 9 Mar 2026 - 19:08 WIB

Redaksi Media Posbanten.com menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) dan Santuan di wilayah Kelurahan Sumur Pacing Kecamatan Karawaci (Foto: Istimewa)

Banten

Gelar Buka Puasa Bersama: Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Senin, 9 Mar 2026 - 01:34 WIB

Opini

Fenomena Kesehatan Mental Tren Dalam Media Sosial

Minggu, 8 Mar 2026 - 22:04 WIB