SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

- Penulis

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Topan Bagaskara, Ketua Cabang SEMMI Tangerang (Foto: Dok Pribadi)

Topan Bagaskara, Ketua Cabang SEMMI Tangerang (Foto: Dok Pribadi)

TANGERANG, PUSATBERITA – Ketua Umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Tangerang, Topan Bagaskara, mengkritik pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang belakangan terjadi.

Menurutnya, perubahan tersebut sulit dipahami sebagai bentuk evaluasi kinerja karena bisa jadi pejabat yang digantikan justru memperoleh posisi yang lebih tinggi, sementara penggantinya juga merupakan pejabat yang mendapat promosi jabatan.

Topan menilai situasi ini menunjukkan bahwa yang terjadi bukanlah pergantian kepemimpinan yang berangkat dari kebutuhan perbaikan institusi, melainkan sekadar penataan elite birokrasi di lingkaran kekuasaan.

“Ini bukan sekadar pergantian Kepala BGN, melainkan politik promosi. Yang diganti naik jabatan, dan yang menggantikan juga naik jabatan. Publik akhirnya sulit melihat di mana letak evaluasi dan akuntabilitas dalam proses ini,” ujar Topan, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, pergantian pejabat publik seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kualitas pelayanan dan menjawab berbagai persoalan yang masih dihadapi lembaga. Namun, ketika pergantian hanya berujung pada redistribusi jabatan di antara elite yang sama, maka substansi perubahan menjadi dipertanyakan.

Baca Juga :  Amankan Jatung Ekonomi dan Mobilitas Publik, Kinerja Dirlantas Polda Metro Jaya Diapresiasi

Topan menegaskan bahwa publik tidak membutuhkan sekadar perpindahan kursi kekuasaan, melainkan kepastian bahwa setiap pergantian dilakukan berdasarkan ukuran kinerja yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jika yang terjadi hanya saling tukar posisi dan saling naik jabatan, maka publik berhak mempertanyakan apakah ini benar-benar reformasi kelembagaan atau hanya konsolidasi kekuasaan dalam kemasan birokrasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa program strategis seperti yang dijalankan BGN membutuhkan kepemimpinan yang mampu menunjukkan hasil nyata, bukan sekadar pergantian figur yang tidak disertai penjelasan terbuka mengenai capaian, evaluasi, dan arah kebijakan ke depan.

“Negara harus menunjukkan bahwa setiap pergantian pejabat memiliki dasar yang jelas dan terukur. Jangan sampai yang terlihat oleh publik hanyalah rotasi elite, sementara pertanggungjawaban terhadap kinerja justru tidak pernah dijelaskan secara terbuka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang
Diduga Mark Up, BGN Ungkap Harga Printer Rp 11 Juta Per Unit Telah Divalidasi LKPP
Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Gelar Uji Keterbacaan Modul
Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Senin, 1 Juni 2026 - 10:20 WIB

‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter

Senin, 25 Mei 2026 - 20:51 WIB

LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:46 WIB

‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang

Berita Terbaru