BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

- Penulis

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BIN, Muhammad Herindra (Istimewa)

Kepala BIN, Muhammad Herindra (Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Menjelang aksi mahasiswa bertajuk Reformasi Jilid II yang akan digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Jumat (12/6), Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Muhammad Herindra, menyoroti potensi ancaman yang dapat muncul di tengah meningkatnya gelombang kritik terhadap pemerintah.

Herindra mengingatkan seluruh pihak agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak terprovokasi oleh situasi yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat luas.

“Yang penting kita semua harus menjaga persatuan dan kesatuan. Jangan sampai ada hal yang tidak menguntungkan bagi kita semua,” ujar Herindra usai rapat bersama Komisi I DPR RI, Kamis (11/6) 2026.

Aksi yang digagas sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tersebut mengusung narasi Reformasi Jilid II dengan lima tuntutan utama, mulai dari penghentian pemborosan APBN, penurunan harga kebutuhan pokok dan BBM, penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, penghentian militerisme sipil, hingga desakan agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah.

Baca Juga :  Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku

Ketua BEM UI, Anandaku Dimas Rumi, menyebut istilah Reformasi Jilid II sebagai simbol perlawanan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Menurutnya, aksi tersebut akan melibatkan BEM UI bersama sejumlah kampus lain seperti IPB, Universitas Pancasila, dan Universitas Gunadarma.

“Apakah ini akan menjadi Reformasi Jilid II atau tidak, itu menjadi refleksi dan retorika kita bersama,” ujar Dimas.

Pernyataan BIN yang muncul menjelang aksi besar mahasiswa tersebut dinilai menunjukkan adanya perhatian serius pemerintah terhadap potensi eskalasi gerakan yang berkembang di kalangan mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Berita ini 49 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:45 WIB

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB