‎Buaya Muara Gegerkan Warga Cikupa, Sempat Kejar Petani

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seekor buaya muara. Warga Kampung Sukamanah, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Foto: Getty Images/BirdImages.

Ilustrasi seekor buaya muara. Warga Kampung Sukamanah, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang Foto: Getty Images/BirdImages.

TANGERANG, PUSATBERITA – Seekor buaya muara menggegerkan warga Kampung Sukamanah, Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten. Satwa liar itu dilaporkan sempat mengejar seorang petani yang hendak membuka lahan perkebunan di sekitar Sungai Cimanceuri.

‎Warga setempat, Ahmad Tile Suhaemi, mengatakan peristiwa itu terjadi saat petani memasuki area yang diduga menjadi lokasi buaya mengerami telur.

‎”Petani yang mau buka lahan perkebunan. Setelah itu dia dikejar-kejar buaya yang lagi mengerami telurnya,” kata Ahmad saat dikonfirmasi, Selasa, 4 Agustus 2026.

‎Usai kejadian tersebut, petani segera memberi tahu warga sekitar. Sejumlah warga kemudian mendatangi bantaran Sungai Cimanceuri untuk mencari keberadaan buaya dan berupaya mengevakuasinya.

Baca Juga :  GP Ansor Kota Tangerang Desak Polisi Usut Tuntas Persekusi Kader Banser

‎Setelah berhasil diamankan, warga mengikat mulut buaya menggunakan tali untuk mencegah serangan. Matanya juga ditutup dengan kain agar satwa tersebut lebih tenang selama proses evakuasi.

‎Ahmad memperkirakan buaya itu memiliki bobot sekitar 80 kilogram dengan panjang hampir empat meter. Menurut dia, tidak menutup kemungkinan reptil tersebut berasal dari penangkaran yang lepas.

‎”Perkiraan bobotnya sekitar 80 kilogram. Setelah dilihat-lihat kayaknya dari penangkaran yang lepas,” ujarnya.

‎Penemuan buaya itu kemudian dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang. Selanjutnya, satwa tersebut direncanakan diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan lebih lanjut.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
Benyamin Patondok Motivasi Mahasiswa IAKN Toraja: Bangun Disiplin, Kemandirian, dan Masa Depan Gemilang
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB