BOGOR, PUSATBERITA – Kabupaten Bogor resmi mengukuhkan diri sebagai wilayah dengan sebaran fasilitas kesehatan (faskes) paling masif di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat per 23 Februari 2026, Bogor mengungguli 26 kabupaten/kota lainnya dalam berbagai indikator kesehatan vital.
Transformasi layanan kesehatan ini terlihat dari jumlah infrastruktur yang tersedia. Tercatat, Kabupaten Bogor kini memiliki 101 unit Puskesmas, jumlah terbanyak dibandingkan daerah lain di Jawa Barat. Di tingkat pelayanan dasar, terdapat 5.169 Posyandu yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Sektor swasta turut memperkuat ekosistem ini dengan kehadiran 286 klinik pratama yang tersebar di berbagai titik strategis. Sementara untuk layanan rujukan, keberadaan 31 rumah sakit umum menempatkan Kabupaten Bogor sebagai penyedia layanan rujukan terbesar kedua di tingkat provinsi.
Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan refleksi komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokus utama dari masifnya faskes ini adalah untuk pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta percepatan penurunan angka stunting hingga ke pelosok desa.
Capaian ini mendapat apresiasi positif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari kalangan pemuda. Sekretaris Pemuda Nasional (PEMNAS) Bogor Raya, Nurisman Iskandar, menyatakan dukungannya atas ketersediaan fasilitas yang luas ini sebagai modal utama pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Bogor.
“Kami mengapresiasi capaian ini. Infrastruktur kesehatan yang masif hingga ke pelosok adalah bukti nyata kehadiran pemerintah untuk rakyat. Namun, sebagai pemuda, kami juga berharap agar banyaknya fasilitas ini dibarengi dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga medis dan kemudahan akses bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Nurisman Iskandar.
Dengan semangat “Bogor Istimewa, Kuta Udaya Wangsa”, Pemerintah Kabupaten Bogor optimis bahwa pemerataan fasilitas ini akan menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berdaya saing di masa depan.











