Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Bogor Sambangi Calon Jamaah Haji (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Bogor Sambangi Calon Jamaah Haji (Foto: Istimewa)

BOGOR, PUSATBERITA – Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terus mengintensifkan pemeriksaan kesehatan jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan capaian yang kini telah mencakup seluruh kuota yang ditetapkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty di Cibinong, Senin, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran calon haji dalam menjaga kondisi kesehatan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

“Capaian ini mencerminkan sinergi yang baik antara petugas kesehatan dan jamaah. Kami terus mendorong agar seluruh jamaah memenuhi syarat istithaah kesehatan demi kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dari total kuota jamaah haji sebanyak 2.504 orang, tercatat sebanyak 3.802 data pemeriksaan kesehatan telah masuk dalam sistem Siskohatkes.

“Data tersebut mencakup jamaah haji reguler maupun jamaah haji khusus,” katanya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.146 calon haji telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan, dengan capaian pemeriksaan kesehatan jamaah asal Kabupaten Bogor mencapai 2.853 orang atau sebesar 116,6 persen dari kuota.

Baca Juga :  Era Baru RSUD Cibinong: Digitalisasi Layanan dan Teknologi Medis Mutakhir demi Keselamatan Pasien

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga melayani pemeriksaan terhadap 293 calon haji asal luar Kabupaten Bogor atau sekitar 12 persen dari total layanan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan.

Dalam aspek kelayakan kesehatan, sebanyak 3.134 calon haji atau 128,1 persen telah dinyatakan memenuhi kriteria istithaah kesehatan atau layak secara kesehatan untuk menunaikan ibadah haji.

Sementara itu, sekitar 0,5 persen jamaah dinyatakan belum memenuhi kriteria istithaah kesehatan, yang umumnya disebabkan oleh penyakit kronis sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut sebelum keberangkatan.

Fusia menjelaskan pihaknya akan terus melakukan pemantauan, pembinaan, dan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan agar seluruh jamaah calon haji dapat berangkat dalam kondisi sehat dan prima.

Menurut dia, kesiapan fisik dan mental menjadi faktor penting agar jamaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan aman, lancar, dan khusyuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga
Era Baru RSUD Cibinong: Digitalisasi Layanan dan Teknologi Medis Mutakhir demi Keselamatan Pasien
RSUD Cibinong Menjelma Jadi Pusat Medis Modern
Kecelakaan Beruntun KAI di Jalur Blue Line Commuter Line
Resmikan 4 Layanan Kesehatan, Bupati Bogor: Tak Ada Lagi Rujukan Keluar
Bupati Bogor: Hadirnya Layanan CCVC dan OC di RSUD, Bentuk Layanan Pada Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:54 WIB

Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:04 WIB

Era Baru RSUD Cibinong: Digitalisasi Layanan dan Teknologi Medis Mutakhir demi Keselamatan Pasien

Berita Terbaru