Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: istimewa

Foto: istimewa

BOGOR, PUSATBERITA – Pemerintah Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus memantau indeks kepuasan masyarakat secara berkala di RSUD Leuwiliang. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa investasi besar pemerintah pada alat kesehatan dan infrastruktur berbanding lurus dengan kualitas pelayanan yang diterima warga.

“Target kita jelas, RSUD Leuwiliang harus jadi rumah sakit yang inklusif, di mana warga pelosok Bogor Barat sekalipun mendapatkan perlakuan dan fasilitas yang setara dengan warga di pusat kota,” pungkas Bupati Bogor, Rudi Susmano dalam wawancara terbaru.

Kemudian Rudi menegaskan bahwa predikat akreditasi yang diraih oleh RSUD Leuwiliang tidak boleh hanya menjadi pajangan di atas kertas. Dalam wawancara terbaru, ia menekankan bahwa standar mutu tinggi harus dirasakan langsung lewat kemudahan akses, terutama bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Bogor Barat.

“Akreditasi itu bukan sekadar urusan administrasi atau formalitas saja. Esensinya adalah bagaimana rakyat kecil yang datang ke sini merasa dilayani dengan cepat, mudah, dan manusiawi,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Nara JW Law Firm bersama Erawijaya Consultant dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim

Menanggapi keluhan masyarakat terkait prosedur administrasi yang terkadang dianggap rumit, Bupati menginstruksikan jajaran manajemen rumah sakit untuk melakukan penyederhanaan birokrasi. Ia tidak ingin ada warga yang terhambat mendapatkan tindakan medis hanya karena kendala berkas.

Menurutnya, sinkronisasi antara layanan kesehatan dan sistem jaminan kesehatan seperti BPJS harus berjalan mulus di lapangan.

“Saya tidak mau dengar ada warga kurang mampu yang diputar-putar urusannya. RSUD Leuwiliang harus menjadi garda terdepan yang memberikan solusi, bukan menambah beban birokrasi bagi pasien,” tegasnya.

Selain urusan prosedur, Bupati juga menyoroti aspek perilaku tenaga medis dan staf rumah sakit. Bagi beliau, keramahan petugas merupakan bagian dari proses penyembuhan pasien yang seringkali terlupakan.

“Fasilitas boleh canggih, gedung boleh megah, tapi kalau petugasnya tidak ramah, masyarakat tidak akan merasa puas. Senyum dan keramahan petugas adalah obat pertama bagi warga yang sedang sakit sebelum mereka bertemu dokter,” tambahnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga
Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen
Bupati Bogor Beri Apresiasi Atas Capaian RSUD R Moh Noh Nur
Aliansi Ormas Islam Tegaskan Pelaporan Kepada Ketiga Tokoh Tidak Ada Unsur Politisasi
Terima Audiensi GMPK di Pendopo, Bupati Tangerang Komitmen Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Terbuka
Sertijab Kajari Kota Tangerang, Komitmen Perkuat Sinergi Hukum dan Pembangunan Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:54 WIB

Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:54 WIB

Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat

Berita Terbaru

Foto: istimewa

Daerah

Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:54 WIB