LMND Kota Tangerang Soroti Dugaan Pungli PPDB di SMAN 20 Pakuhaji

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Pungli PPDB SMAN 20 Pakuhaji (Foto/Pusat-berita.com).

Dugaan Pungli PPDB SMAN 20 Pakuhaji (Foto/Pusat-berita.com).

KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Tangerang menyoroti dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026 di SMAN 20 Pakuhaji. Organisasi tersebut juga mengkritik sikap kepala sekolah yang dinilai tidak transparan dan cenderung menghindari klarifikasi atas dugaan tersebut.

Sorotan itu disampaikan setelah LMND menggelar pertemuan dengan pihak sekolah pada Senin, 3 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, LMND mengaku meminta penjelasan terkait dugaan pungli yang disebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Namun, menurut LMND, pihak sekolah tidak memberikan penjelasan yang dianggap memadai. Organisasi tersebut menilai pihak sekolah lebih banyak menyangkal dugaan yang disampaikan dan belum memberikan jawaban substansial mengenai persoalan yang dipertanyakan.

LMND juga menilai penjelasan yang disampaikan cenderung mengaitkan persoalan dengan faktor sistem, sehingga dinilai sebagai bentuk penghindaran tanggung jawab. Organisasi itu berpendapat sikap tersebut semakin memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Selain itu, LMND mengkritik pernyataan yang disampaikan humas sekolah yang mempertanyakan kapasitas mahasiswa dalam menyampaikan kritik. Menurut LMND, pernyataan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap peran mahasiswa sebagai kontrol sosial sekaligus mencerminkan sikap yang tidak terbuka terhadap kritik publik.

Ketua LMND Kota Tangerang, Riswandi Ab’ur, menegaskan bahwa lembaga pendidikan semestinya menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga :  ‎Walikota Cup II Hadiah Mobil, SEMMI Tangerang Sentil Manfaat Publik

“Ketika lembaga pendidikan justru alergi terhadap transparansi dan kritik publik, maka patut diduga ada praktik yang sedang disembunyikan. Ini bukan sekadar persoalan etika, tetapi menyangkut dugaan pelanggaran serius yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LMND Banten, Ripan, mengatakan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut melalui berbagai langkah advokasi.

“Kami tidak akan berhenti pada forum klarifikasi yang direspons secara tidak bertanggung jawab. Dugaan pungli ini akan kami tindaklanjuti melalui jalur advokasi, tekanan publik, hingga langkah-langkah strategis lainnya sampai persoalan ini dibuka secara terang dan dipertanggungjawabkan,” katanya.

LMND menilai apabila dugaan pungli benar terjadi, praktik tersebut berpotensi merusak integritas penyelenggaraan pendidikan dan mencederai prinsip keadilan dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Organisasi tersebut juga menyatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan langkah penting untuk menjaga kepercayaan publik. Menurut LMND, apabila tidak terdapat pelanggaran, maka proses klarifikasi dan transparansi seharusnya dapat dilakukan secara terbuka.

Atas dasar itu, LMND Kota Tangerang mendesak instansi berwenang untuk melakukan penelusuran dan penyelidikan terhadap dugaan tersebut. Organisasi itu berharap proses pemeriksaan dilakukan secara objektif agar dunia pendidikan tetap bersih dari praktik pungutan liar maupun penyalahgunaan kewenangan.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Basudara AMAN Apresiasi Kinerja dan Respons Cepat Gubernur YSK
Berita ini 37 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Sabtu, 19 September 2026 - 14:30 WIB

DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB