JAKARTA, PUSATBERITA. Bodo/Glint berhasil permalukan Manchester City. Club Asal Belgia tersebut berhasil Menaklukkan Salah Satu Raksasa Liga Inggris dengan skor 3 – 1 di Aspmyra Stadion pada Rabu (21/1/2026) dini hari.
Kemenangan ini menjadi sejarah terbesar bagi Bodo/Glimt. Selain itu Manchester City yang di unggulkan, ternyata tidak dapat melaju mulus dan menjadi kenyataan pahit setelah tampil buruk pada performa terbaiknya.
Sejak awal pertandingan, Bodo/Glimt tampil agresif dengan menekan pertahanan The Cityzen. Tekanan tersebut membuahkan hasil, pada menit ke-22 Kasper Hogh mencetak gol. Berselang 2 menit kemudian Hogh kembali mencatatkan namanya ke papan skor, yang membuat keunggulan 2 – 0 bagi tim tuan rumah. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama selesai.
Pada babak kedua, Bodo/Glimt masih sangat disiplin dan tempo permainannya tidak banyak berubah. Upaya tersebut kembali membuahkan hasil, dimana pada menit ke-58. Jens Petter Hauge menambah keunggulan bagi tuan rumah menjadi 3 – 0. Manchester City sendiri sempat memberikan respon cepat lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-60.
Gol Rayan tersebut, membuat tim asuhan Pep Guardiola untuk bangkit, namun itu sirna semua dikarenakan Rodri terkena kartu merah dan memaksa City harus bermain dengan 10 orang.
Keunggulan 3 – 1 tim tuan rumah atas City tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini juga menjadi kemenangan bersejarah bagi Bogo/Glimt.
Kekalahan City dan Mandulnya Haaland
Kekalahan Manchester City menjadi pukulan telak bagi tim asuhan dari Pep Guardiola. Dimana City yang datang ke Belgia digadang-gadang sebagai tim unggulan, tapi kenyataan harus menelan kepahitan atas kekalahan dari tim tuan rumah.
Atas kekalahan tersebut, Haaland meminta maaf sebesar-besarnya kepada pendukung City. Dirinya sendiri tidak dapat menjelaskan kekalahan yang memalukan tersebut.
“Saya meminta maaf kepada semuanya, pada setiap pendukung City dan supporter yang hari ini datang ke stadion. Karena pada akhirnya ini memalukan, saya bertanggungjawab penuh karena tidak bisa mencetak gol,” ujar Haaland.
Keterpurukan City dan Evaluasi Besar Pep Guardiola
Hasil ini membuat Pep Guardiola harus mengevaluasi tim nya dengan cermat. Terlebih kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi pemain-pemain City.
Pep Guardiola sendiri meminta anak asuhnya fokus berbenah menghadapi Wolverhampton Wanderes pada lanjutan Premier League pada Sabtu (24/1/2026).
“Ini periode yang sulit dan berat dalam hasil sehingga semua tidak sesuai harapan semuanya. Kami harus melangkah kedepan dan memikirkan pertandingan selanjutnya” ujar Pep Guardiola sebagaimana di kutip dari BBC Sport.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengakui bahwa kualitas tim tuan rumah, dapat mengimbangi permainan tim tuan rumah. Dirinya juga menilai bahwa pertandingan tersebut sangat menarik meski hasilnya tidak memuaskan.











