JAKARTA, PUSATBERITA – Alter Ego akhirnya masuk Grand Final M7 World Championship setelah mengalahkan tim perwakilan Malaysia, Selangor Red Giants (SRG) dengan skor 3-2 di Final Lowerbracket, pada Sabtu (24/1/2026).
El-Familia berhasil unggul dalam game 1 dan 2 sehingga membuka jalan menuju Grand Final. Akan tetapi di game ke 3, SRG mampu mendomisi dan memenangkan game tersebut.
Game ke-4 AE dengan disiplin dan beringas saat melawan tim raksasa Malaysia. Kemenangan ini juga mampu membuktikan bahwa mentalitas “anak mami” telah usai.
Final Lowerbracket antara AE vs SRG ini adalah pertempuran sehidup semati. Dimana sepanjang sejarah M-Series, tim Indonesia tidak pernah kalah dari tim Malaysia di babak final lowerbracket sejak edisi M1.
Laga ini selain memperebutkan tiket terakhir Grand Final, sekaligus laga penentu apakah “Kutukan Serumpun” masih berlanjut atau justru terhenti.
Usai pertandingan, Nino sang Explaner mengungkapkan bahwa dirinya tidak menyangka timnya akan mencapai puncak.
“Pencapaian ini seperti mimpi, terimakasih atas dukungannya hingga kami bisa masuk Grand Final,” ungkap Nino, saat sesi wawancara pasca menang dari SRG, Sabtu (24/1/2026).
Diketahui, Alter Ego akan menghadapi Aurora PH di partai Grand Final M7 World Championship, pada Minggu (25/1/2026) bertempat di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Pertemuan Grand Final M7 ini menjadi pertandingan penentuan siapa juara dunia Mobile Legends musim ini. Sekaligus ajang pembuktian AE di hadapan publik Indonesia.











