Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

SUMEDANG, PUSATBERITA – Seorang warga Antapani, Kota Bandung, Jawa Barat harus dievakuasi lantaran salah mengambil jalur mudik. Pemudik itu nyasar setelah mengikuti arah Google Maps hingga ke tengah hutan wilayah Nyalindung, Desa Padanaan, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, pada Minggu, 22 Maret 2026 siang.

Pemudik tersebut bernama Farhan Saadilah Munaroh (26). Ia nyasar saat tengah jalan-jalan menuju wilayah Kecamatan Situraja, Sumedang, mengikuti arahan dari aplikasi Google Maps.

Sepeda motor matic milik Farhan, terjebak di jalan tanah bebatuan yang merupakan akses menuju Bendung Rengrang di Kecamatan Paseh. Merasa kesulitan, Farhan pun akhirnya meminta bantuan dari petugas damkar.

Untuk menyelamatkan pemudik yang terjebak tersebut, Regu 1 Pos Damkar Conggeang diterjunkan untuk melakukan evakuasi pemudik nyasar.

Baca Juga :  ‎PIM Tanggapi Bursa Calon Dirut Perumda Kota Tangerang Muatan Politis

“Nyasar ketika jalan-jalan melintas di Jalan Bandung-Cirebon, mengikuti Google Maps dengan tujuan ke Situraja. Pas ditemukan, pemudik tengah di jalan proyek irigasi Bendung Rengrang,” kata Asep Kamaludin, Danru 1 Pos Damkar Conggeang.

Tidak lama setelah tim Damkar tiba, tutur Asep, Sepeda motor matic milik pemudik berhasil keluar dari jalur irigasi, setelah setengah jam proses evakuasi dilakukan.

“Alhamdulillah tidak ada kendala. Hanya saja medan jalannya yang sedikit berlumpur dan bebatuan karena merupakan jalur proyek irigasi. Tadi setelah berhasil dievakuasi pemudik kita bantu arahkan untuk menuju tujuannya,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB