Angka Putus Sekolah di Banten Tembus 13 Ribu Siswa, Pemerataan Kualitas Pendidikan Jadi Sorotan BEM PTNU Banten.

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 10:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan BEM PTNU Banten, Dimas Eka Prasetiyo (Doc.Ist/PB)

Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan BEM PTNU Banten, Dimas Eka Prasetiyo (Doc.Ist/PB)

‎Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Provinsi Banten diwarnai sorotan tajam terhadap tingginya angka putus sekolah dan ketimpangan akses pendidikan. Berdasarkan data tahun ajaran 2023/2024, tercatat sebanyak 13.684 siswa jenjang SMA/SMK di Banten tidak menyelesaikan pendidikannya.

‎Kondisi ini dinilai kontras dengan upaya pemerintah daerah yang telah meluncurkan program sekolah gratis pada Mei 2025 lalu. Ketimpangan fasilitas pendidikan antara wilayah perkotaan dengan daerah penyangga seperti Lebak dan Pandeglang masih menjadi tantangan besar bagi Pemerintah Provinsi Banten.

‎Tingginya angka putus sekolah ini berbanding lurus dengan kondisi ekonomi makro di wilayah tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025 menempatkan Banten sebagai salah satu provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 6,64%.

‎Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan BEM PTNU Banten, Dimas Eka Prasetiyo, menilai kebijakan pendidikan saat ini masih terjebak pada persoalan administratif dan belum menyentuh akar masalah, yaitu kemiskinan dan pemerataan fasilitas.

‎”Ribuan anak terpaksa putus sekolah dan kualitas guru masih rendah. Program sekolah gratis jangan sampai hanya menjadi kebijakan simbolis tanpa menyentuh persoalan mendasar di lapangan,” ujar Dimas dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).

Baca Juga :  ‎BEM Banten Bersatu Gelar Kongres Ke-V, Perkuat Komitmen Kawal Demokrasi dan Pembangunan Daerah

‎Selain faktor ekonomi, akses terhadap kualitas tenaga pendidik dan sarana prasarana digital terpantau belum merata. Saat wilayah perkotaan mulai melakukan transformasi digital, sekolah-sekolah di pelosok daerah masih berjuang untuk mendapatkan fasilitas pembelajaran yang layak.

‎Menanggapi situasi tersebut, sejumlah elemen mahasiswa dan pemerhati pendidikan mendesak Pemerintah Provinsi Banten untuk melakukan lima langkah strategis:

‎1. Pemerataan kualitas pendidikan hingga ke daerah tertinggal.

‎2. Penjaminan akses sekolah gratis yang tepat sasaran.

‎3. Penguatan kompetensi guru dan perbaikan fasilitas fisik.

‎4. Reduksi ketimpangan pendidikan antarwilayah.

‎5. Penerapan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan humanis.

‎Pemerintah Provinsi Banten diharapkan menjadikan peringatan Hardiknas 2026 ini sebagai momentum evaluasi total terhadap arah kebijakan pendidikan, guna memastikan akses belajar bukan lagi menjadi privilese kelompok tertentu, melainkan hak seluruh warga masyarakat., tutup dimas.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Layanan Investasi Makin Kuat, Kota Tangerang Raih ALI 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Sabtu, 19 September 2026 - 14:30 WIB

DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB