IMMT Apresiasi Langkah Distan Kota Tual Antisipasi El Niño Tahun 2026

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Mahasiswa Maluku Tangerang (IMMT), Dede Rengifuryaan

Ketua Ikatan Mahasiswa Maluku Tangerang (IMMT), Dede Rengifuryaan

TANGERANG, PUSATBERITA – Ketua Ikatan Mahasiswa Maluku Tangerang (IMMT), Dede Rengifuryaan, mengapresiasi langkah Dinas Pertanian Kota Tual yang mulai menyiapkan perencanaan musim tanam sebagai upaya antisipasi menghadapi potensi fenomena El Niño tahun 2026.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan visioner dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kota Tual.

Menurut Dede, langkah yang diambil oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Tual, Agil Assegaf, menunjukkan adanya keseriusan pemerintah daerah dalam membaca potensi ancaman perubahan iklim yang dapat berdampak langsung terhadap sektor pertanian dan kehidupan masyarakat.

Perencanaan musim tanam yang dilakukan sejak dini dianggap penting agar petani memiliki arah yang jelas dalam menentukan pola tanam, jenis komoditas, hingga waktu produksi yang sesuai dengan kondisi cuaca.

“Fenomena El Niño bukan persoalan yang bisa dianggap biasa, karena dampaknya dapat mempengaruhi produksi pangan, ketersediaan air, hingga kondisi ekonomi masyarakat kecil. Karena itu, langkah antisipasi yang dilakukan Dinas Pertanian Kota Tual patut diapresiasi sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” ujar Dede Rengifuryaan di Tangerang, Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, perencanaan yang tertata akan membantu petani agar tidak lagi melakukan penanaman secara serampangan, melainkan berdasarkan kajian kebutuhan dan kondisi wilayah. Dengan pola pertanian yang terarah, maka potensi gagal panen akibat cuaca ekstrem dapat ditekan, sekaligus menjaga keberlangsungan produksi pangan di lima kecamatan yang ada di Kota Tual.

Baca Juga :  Perubahan Cuaca, Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Jaga Imunitas

Dede juga menilai bahwa sektor pertanian harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah di tengah ancaman perubahan iklim global yang semakin tidak menentu. Menurutnya, ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan daerah, sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat tani, akademisi, dan seluruh elemen terkait dalam memperkuat sektor pertanian lokal.

“Ketahanan pangan tidak hanya bicara soal hasil panen, tetapi menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat. Ketika pemerintah mulai melakukan perencanaan sejak awal, itu menunjukkan adanya kesadaran untuk menjaga masa depan daerah. Ini langkah yang baik dan harus terus diperkuat,” tambahnya.

Selain itu, IMMT juga mendorong agar kebijakan tersebut dibarengi dengan langkah konkret lainnya, seperti pendampingan intensif kepada petani, penyediaan bibit unggul yang tahan terhadap perubahan cuaca, peningkatan infrastruktur pertanian, hingga penguatan edukasi terkait pola tanam yang adaptif terhadap iklim.

Dengan demikian, kebijakan yang dirancang tidak hanya berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia berharap langkah antisipatif yang dilakukan Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Pertanian dapat menjadi contoh dalam membangun sistem pertanian yang lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu menghadapi tantangan perubahan iklim di masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Layanan Investasi Makin Kuat, Kota Tangerang Raih ALI 2026
Layanan Publik Terintegrasi, MPP Kota Tangerang Hadirkan 157 Layanan
‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026
Berita ini 60 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Jumat, 18 September 2026 - 23:02 WIB

FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana

Rabu, 16 September 2026 - 21:30 WIB

Layanan Investasi Makin Kuat, Kota Tangerang Raih ALI 2026

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB