Aksi Hardiknas, PII Minta Kemendiktisaintek Evaluasi Kurikulum Merdeka Hingga KIP

- Penulis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 14:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy


Jakarta, Aksi Hari Pendidikan Nasional, Pelajar Islam Indonesia melakukan Aksi di depan Kantor Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek pada Jum’at (2/5/2025).

Aksi yang dilakukan dalam maksud untuk mengawal isu-isu pendidikan yang sudah sangat marak, dimana dari K3 yang tidak didapatkan oleh pendidik selama ini, Beasiswa PIP dan Kip yang tidak tepat sasaran, dan Kejelasan Kurikulum serta kasus-kasus yang melibatkan kasus-kasus lembaga pendidikan di daerah-daerah selama ini di Indonesia.

Kordinator Lapangan dari PII, Agung Gumelar yang menjabat sebagai Advokasi Pelajar PB PII, mengungkapkan bahwa aksi yang dilakukan sebagai bentuk kritik kepada Kementerian Pendidikan untuk secepatnya mengevaluasi pendidikan di Indonesia.

“PII turun ke Jalan adalah bentuk gerakan kritis dari kami terhadap Pendidikan hari ini yang dimana, kami sebagai organisasi yang fokus pada isu-isu pendidikan maka kami melihat bahwa pendidikan hari ini semakin tidak memiliki kejelasan pada hardiknas” ungkap Agung, saat melakukan Aksi.

Agung juga menambahkan bahwa Pendidikan hari ini perlu banyak perbaikan, apalagi pasca Kurikulum Merdeka Belajar (KMB), perlu dievaluasi besar-besaran di dinas pendidikan dan lembaga-lembaga pendidikan yang lain oleh kementerian pendidikan.

Baca Juga :  Antusias Penonton Meriahkan Hari Pertama MotoGP Mandalika 2025

“Bagi kami, Kemendikdasmen dan kemendiktisaintek perlu secepatnya melakukan evaluasi besar-besar terhadap lembaga pendidikan dibawah kementerian terkait, terlebih pasca Kurikulum Merdeka. Selain itu, Kementerian Pendidikan wajib secepatnya mengeluarkan kebijakan pendidikan yang baru juga” tambah Agung.

Reyzan Sulaeman, Humas Aksi sekaligus sebagai ketua PD PII Tanggerang Kota, menjelaskan bahwa, aksi yang dilakukan sebagai bentuk aksi nyata dari Organisasi PII, dan semoga setelah aksi ini yang juga momen Hardiknas, Mendikdasmen dan Mendiktisaintek bisa melakukan tindakan yang benar-benar untuk Pendidikan di Indonesia.

“Pastinya aksi ini, sebagai langkah nyata gerakan dari PII, semoga juga dengan momen Hardiknas, Kementerian Pendidikan bisa melakukan tindakan yang menyelamatkan Pendidikan Indonesia yang sudah sangat carut marut” jelas Reyzan.

Dalam aksi tersebut pun, terdapat masa aksi lainnya, seperti dari Aliansi Mahasiswa se-Jabodetabek dan OKP Cipayung yang turun dan menyampaikan aspirasi di Kemendikdasmen serta Kemendiktisaintek.


Artikel Lain: Revolusi Sunyi Deng Xiaoping

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki
‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot
SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Berita ini 27 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki

Senin, 14 September 2026 - 23:30 WIB

‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot

Senin, 14 September 2026 - 19:51 WIB

SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB