GUSDURian Serang Desak Dishub Tertibkan Truk ODOL di Lintas Kramatwatu

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSATBERITA, Kramatwatu – lintas kramatwatu menjadi jalan Nasional Rute 3 yang merupakan jalan penghubung Cilegon hingga Jakarta, artinya Lintas Kramatwatu menjadi jalan strategis penghubung aktivitas nasional.

Di kabupaten serang, kramatwatu menjadi kecamatan dengan populasi terbanyak ke dua setelah cikande, yang artinya aktivitas penduduk di kramatwatu menjadi salah satu daerah yang harus di perhatikan dengan serius.

Menurut polres serang kota Lintas kramatwatu menjadi salah satu zona tengkorak di wilayah hukum polres serang kota yang telah menelan banyak korban di setiap bulan atau bahkan minggunya.

Menurut Sahril Anwar, Koordinator Gusdirian Serang Raya Identitas Jalan nasional yang menjadi wilayah kebijakan pemerintah pusat merupakan alasan klasik pemerintah daerah dalam melepas tanggung jawab terhadap wilayahnya.”Sangat disayangkan dan tidak manusiawi jika kenyamanan hingga keselamatan warga kramatwatu harus terkesampingkan karena poksi wilayah kerja”.

Dalam adagium hukum sangat jelas dikatakan bahwa “keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi”.

Baca Juga :  Yasir Machmud Dinilai Layak Terima Anugerah Tokoh Inspirasi Kepemimpinan Transformasional

Sahril juga mengungkapkan Ada banyak hal yang menjadi penyebab kecelakaan yang terjadi di lintas kramatwatu, diantaranya adalah Aktivitas truk Odol (Over Dimension Over Loading) dan Minimnya Penerangan jalan Umum (PJU).

Keluhan aktivitas truk odol selalu menggema dari tahun ketahun, baik dari masyarakat sekitar, maupun pengguna jalan, “minimnya perhatian terhadap hal teknis dan relasi kuasa membuat polemik lintas kramatwatu hingga hari ini belum bisa diselesaikan.”

Dalam beberapa momentum, keluhan aktivitas truk odol selalu di aspirasikan dengan lantang. Dan hanya respon normatif yang selalu didapatkan seperti alasan mengkaji, hingga sikap mengupayakan, yang faktanya hingga hari ini masih belum terselesaikan.

Maka dari itu, untuk menjunjung tinggi keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi, GUSDURian Serang Raya mendesak Dinas Perhubungan DISHUB) Kabupaten Serang Segera tindak tegas aktivitas liar truk odol dan Aktivasi PJU di seluruh wilayah kabupaten serang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB