Ceceran Tanah Jalan Pembangunan III Akibatkan Sejumlah Pemotor Jatuh

- Penulis

Jumat, 14 November 2025 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kecelakaan (foto/shutterstock.com).

TANGERANG, PUSATBERITA – Ceceran tanah basah mengotori ruas Jalan Pembangunan III, tepatnya di Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten. Diketahui jalan tersebut, menjadi jalan utama yang dilalui oleh masyarakat sekitar serta pengguna jalan lainnya.

‎Akibatnya dari hal itu, sejumlah pengendara motor jatuh tergelincir hingga menderita luka-luka. Berdasarkan informasi warga sekitar, diduga sumbernya berasal dari mobil-mobil pengangkut tanah yang hilir mudik ke dalam area pabrik PT. IMS Logistics

‎”Itu tadi saya melihat ada beberapa mobil angkut tanah proyek, jadi pada jatuh berceceran waktu lewat jalan ini,” ujar Yono warga sekitar kepada Pusat-Berita.com di lokasi, Kamis (13/11) 2025.

‎Ironisnya, tanah yang tumpah di ruas jalan dibiarkan begitu saja. Hal ini diperparah hujan yang turun, kemudian menyulap tanah menjadi genangan lumpur. Alhasil, jalanan pun menjadi licin, hingga mengakibatkan pengendara yang melintas harus mencium basahnya aspal bercampur lumpur.

‎Yono mengaku prihatin dengan sikap pemilik pabrik yang tidak mempedulikan penggunaan jalan dan terkesan tidak mengetahui dampak yang terjadi pada penggunaan jalan.

‎“Saya dan warga hari ini mendapati, bahkan melihat langsung sudah lebih dari 3 kali pengendara motor jatuh tergelincir,” ucap Yono.

Baca Juga :  Banjir Rendam Sambirata Cibeber, Warga Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah

‎Menurut Yono, tidak mempersoalkan mobil pembawa tanah lewat, asalkan tanah yang berceceran di jalan perlu segera dibersihin.

‎Apalagi ini musim hujan dan juga keluar masuk mobil besar logistik, Yono berkata, tentu membuat jalanan jadi licin, kotor, Bahaya dan rawan kecelakaan.

‎Sementara itu, Ihson (34), salah seorang pengendara yang tengah melintas mengatakan, selain rawan kecelakaan kondisi jalan yang penuh oleh ceceran tanah itu membuat arus lalu lintas menjadi tersendat. Pasalnya, para pengendara harus menurunkan kecepatannya agar tidak tergelincir.

‎Terlebih, saat malam hari lokasi jalan cenderung kurang dari penerangan jalan yang menimbulkan suasana lintas jalan semakin rawan.

‎“Ya jelas mengganggu mas, banyak yang jatuh jangan sampai ada korban jiwa. Harus segera ditangani oleh aparat setempat dan jangan diam dong,” pungkasnya.

‎Diketahui, sempat ada perdebatan antara Security Perusahaan dengan pengendara bermotor yang tergelincir, dikarenakan pihak PT IMS Logistics terkesan enggan untuk membersihkan tanah yang berceceran di jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru
Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji
Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Sinergi Dinkes Kab. Bogor dan Summarecon Pulihkan Penglihatan Ratusan Warga
Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen
Bupati Bogor: Fasilitas RSUD Leuwiliang Setara di Pusat
Bupati Bogor Beri Apresiasi Atas Capaian RSUD R Moh Noh Nur
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:21 WIB

Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:06 WIB

Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:38 WIB

Pemberlakuan Kebijakan WFH, Volume Pengguna Commuter Line Alami Penurunan 9 Persen

Berita Terbaru