TANGERANG, PUSATBERITA – Lanjutan BRI Super League 2025/2026 Pekan ke-21, pertemukan Persita Tangerang vs PSBS. Main di Indomilk Arena, Pendekar Cisadane dapat akhiri Trend Negatif dengan mengalahkan Badai Pasifik pada Senin (16/2/2026).
Bermain di depan pendukung sendiri, Pendekar Cisadane kewalahan menghadapi serangan yang dilancarkan oleh Tim tamu. Pada menit ke-6, PSBS Biak hampir saja membuka keunggulan melalui tendangan salto dari Luquinhas, namun masih bisa di tepis penjaga gawang Igor Rodrigues.
Tidak hanya sampai disitu. Menit ke-8, tim tamu memberikan ancaman melalui sundulan on target Hwang Myung-Hyun, yang menerima umpan dari sepakan pojok Luquinhas. Tapi Igor masih sigap menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.
Serangan demi serangan dilancarkan oleh tim tamu. Kebuntuan akhirnya pecah di masa injury time, tepatnya 45+1. PSBS Biak mampu membobol gawang melalui eksekusi indah Ruyery Blanco.
Meski bola sempat mengenai Tamirian, tapi tetap Igor tak mampu menyelamatkan gawangnya dari gol. Skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum.
Comeback Indah Pendekar Cisadane
Tertinggal dari tim tamu, Persita mencoba membangun serangan di babak ke-2. Serangan yang dilancarkan tuan rumah sempat memberikan peluang emas diterima. Dimana wasit memberikan tendangan penalti kepada Pendekar Cisadane. Namun sayangnya peluang tersebut tidak dapat dimaksimalkan oleh Eber Bessa yang menjadi eksekutor.
Pada menit ke-69, gol pun tercipta yang mengubah skor 1-1. Dimana Rayco Rodriguez berhasil membalaskan kegagalan yang dilakukan oleh rekannya.
Satu menit berselang, Persita menggandakan skornya menjadi 2-1. Dimana Igor gagal menangkap bola dari sundulan keras yang di berikan oleh Nur Hardianto.
Badai Pasifik mencoba mengejar ketertinggalannya. Namun skor tak kunjung berubah. Sehingga waktu habis, skor tetap bertahan 2-1.
Kemenangan ini membuat Persita Tangerang bertengger di posisi ke-6 di klasemen sementara dengan poin 35 poin dari 21 pertandingan. Sedangkan PSBS Biak terletak di dekat zona degradasi (peringkat 15), dikarenakan hanya mengoleksi 17 poin dari 21 laga.










