Akses Ciwandan Tergenang, Pelabuhan Merak Ambil Peran Jaga Arus Logistik

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 00:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas bongkar muat kendaraan di Pelabuhan penyeberangan

Aktivitas bongkar muat kendaraan di Pelabuhan penyeberangan

MERAK, PUSATBERITA — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore (2/1) membawa dampak pada akses transportasi menuju Pelabuhan Ciwandan. Genangan air di sejumlah ruas jalan membuat mobilitas kendaraan terganggu. Dalam situasi tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry bergerak cepat memastikan layanan penyeberangan tetap berjalan aman dan terkendali.

Sebagai langkah antisipatif, ASDP kembali melayani penyeberangan kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta kendaraan roda dua golongan II dan III melalui Pelabuhan Merak. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kelancaran arus distribusi dan keselamatan pengguna jasa di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan bahwa keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional.

“Keselamatan pengguna jasa adalah prioritas utama kami. Bersama Kepolisian dan KSOP, ASDP melakukan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak sebagai langkah antisipatif agar pelayanan penyeberangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali,” ujar Heru.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini cuaca pada Jumat (2/1) pukul 17.18 WIB. Dalam peringatan tersebut, diprakirakan terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang hingga pukul 20.30 WIB. Kondisi ini kemudian berdampak langsung pada akses jalan menuju Pelabuhan Ciwandan.

Merespons perkembangan di lapangan, ASDP segera melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Kepolisian melalui Kasat Lantas Polres Cilegon serta regulator pelabuhan, yakni KSOP Kelas I Banten. Hasil koordinasi menetapkan pengalihan kendaraan yang menuju maupun berasal dari Pelabuhan Ciwandan ke Pelabuhan Merak sebagai langkah pengamanan dan pengendalian arus penyeberangan.

Tiket Tidak Hangus

Baca Juga :  Semarakan HUT RI ke 80, McDonald's Duta Garden Gelar Perlombaan

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa kondisi ini dikategorikan sebagai force majeure, sehingga pengguna jasa tidak perlu khawatir terhadap status tiket penyeberangan. “Dalam situasi force majeure seperti ini, tiket penyeberangan tidak hangus. ASDP memastikan kebijakan refund dan reschedule tetap dapat dilakukan melalui layanan customer service pelabuhan sebagai wujud fleksibilitas layanan,” jelas Windy.

Ia menambahkan, penyesuaian pada sistem tiket online Ferizy telah dilakukan untuk memastikan proses layanan tetap berjalan lancar. Informasi resmi dapat diakses melalui WhatsApp 08111021191, Telepon 021-191, serta Instagram @asdp191.

Untuk mendukung kelancaran operasional di Pelabuhan Merak, ASDP juga melakukan sejumlah penyesuaian layanan. Di antaranya pengoperasian loket tambahan, penerapan skema layanan lintas pelabuhan (cross boarding) bagi kendaraan logistik golongan VIB dan VII serta sepeda motor golongan II dan III, hingga pengaturan arus kendaraan di dalam kawasan pelabuhan secara terkoordinasi.

Pengendalian lalu lintas dilakukan mulai dari jalur reguler hingga distribusi kendaraan ke dermaga sesuai kapasitas dan kondisi operasional. Petugas juga ditempatkan di titik-titik strategis untuk membantu kelancaran arus serta memberikan informasi langsung kepada pengguna jasa.

ASDP menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memantau informasi resmi yang disampaikan oleh ASDP dan instansi terkait.

Dengan kesiapsiagaan operasional dan sinergi lintas pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap andal—bahkan di tengah tantangan cuaca—demi memastikan konektivitas dan distribusi logistik nasional tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Gerhana Matahari Total diperkirakan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. BMKG menyatakan fenomena tersebut tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia. Foto: BMKG.

Nasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agu 2026 - 02:55 WIB

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB