Aktivis Desak Pemkab Pandeglang Penuhi Hak Pendidikan dan Transparansi Dana Koperasi ASN

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

aktivis pendidikan menyoroti buruknya pemenuhan hak-hak pendidikan di Kabupaten Pandeglang

aktivis pendidikan menyoroti buruknya pemenuhan hak-hak pendidikan di Kabupaten Pandeglang

PANDEGLANG, PUSATBERITA — Sejumlah aktivis pendidikan menyoroti buruknya pemenuhan hak-hak pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Dalam aksi yang digelar, Ketua Umum Rapi Udin menegaskan bahwa pemerintah daerah harus segera memenuhi hak masyarakat dan para guru, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun.

“Kami menginginkan hak-hak pendidikan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Pandeglang harus memberikan hak pendidikan bagi anak bangsa dan memastikan hak-hak guru dipenuhi secara utuh. Jangan ada lagi yang merasa dianaktirikan, diabaikan, atau dibiarkan menunggu tanpa kejelasan. Guru adalah pilar bangsa, dan masyarakat berhak mendapatkan layanan pendidikan yang adil dan bermartabat,” ujar Rapi Udin dalam pernyataannya.

Sementara itu, Korlap Aksi, Imron Rosadi, menambahkan bahwa perjuangan yang mereka lakukan bukan sekadar keluhan, melainkan dorongan agar hak para guru dan ASN benar-benar diwujudkan. Ia menyoroti persoalan dana koperasi ASN yang hingga kini belum dikembalikan kepada para anggota.

Baca Juga :  Pembukaan Class Meeting SMK IPTEK Patia Ditandai Pengguntingan Pita oleh Kepala Sekolah

“Ini bukan hanya soal menyuarakan keluhan. Hak atas dana koperasi ASN harus dikembalikan kepada mereka yang berhak. Kami juga menuntut transparansi penuh terkait pengelolaan dana koperasi tersebut,” tegas Imron.

Para peserta aksi juga menilai Kabupaten Pandeglang sebagai daerah yang tertinggal dibanding kabupaten lain di Provinsi Banten, meski merupakan salah satu kabupaten tertua di wilayah tersebut. Mereka menilai pemerintah daerah tidak mampu mengelola tata kelola pemerintahan dengan baik sehingga berdampak pada sektor pendidikan.

“Pemda Pandeglang tidak becus dan tidak mampu, sehingga kondisi kabupaten ini begitu acak-acakan. Para pejabat bisa berada di posisi mereka karena dididik oleh guru-gurunya, tetapi kini justru guru-guru ditindas dan haknya tidak diberikan,” ucap salah satu orator aksi.

Massa juga mendesak Ketua PGRI Kabupaten Pandeglang untuk bertanggung jawab dan memperjuangkan hak-hak guru dengan lebih tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta
FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris
Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031
PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎
ASN PPPK Teknis Kota Tangerang Gelar Aksi Damai, Sampaikan Aspirasi Demi Keadilan dan Kesejahteraan
‎Poros Baru Tangerang Serukan Mosi Tidak Percaya Terhadap APH
Jamaah Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Majelis Hubburrosul Kota Tangerang
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

BEM PTNU Pandeglang dan Forum Genre Sosialisasikan Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah

Senin, 20 Juli 2026 - 19:44 WIB

Klaim SHGB Dipersoalkan, Warga Rumpaksinang Desak DPRD Buka Fakta

Senin, 20 Juli 2026 - 14:55 WIB

FKIP UNIS Gelar Visiting Lecturer, Perkuat Kompetensi Global Calon Guru Bahasa Inggris

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:39 WIB

Samsuni Kembali Terpilih Pimpin PK Golkar Kecamatan Benda Periode 2026–2031

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

PMI Banten Dilantik, Kawal Program Pendidikan Gratis Lewat Posko Aduan ‎

Berita Terbaru