HMI Cabang Tangerang Raya Soroti Kinerja OPD Pemkot, PT TNG, dan Serapan Anggaran Rendah

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HMI Cabang Tangerang Raya menyampaikan kritik keras terhadap kondisi tata kelola pemerintahan Kota Tangerang

HMI Cabang Tangerang Raya menyampaikan kritik keras terhadap kondisi tata kelola pemerintahan Kota Tangerang

TANGERANG, PUSATBERITA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang Raya menyampaikan kritik keras terhadap kondisi tata kelola pemerintahan Kota Tangerang. Dalam aksinya Retno Diwanti selaku Ketua Komisariat UMT Cabang Tangerang Raya sekaligus Koordinator Lapangan, menegaskan bahwa dua persoalan besar tengah mencuat dan perlu segera ditangani pemerintah daerah, yakni kinerja PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) dan evaluasi kinerja OPD terkait rendahnya serapan anggaran daerah.

Retno menjelaskan bahwa PT TNG sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang didirikan melalui Perda Nomor 10 Tahun 2016 dengan modal dasar Rp20 miliar, hingga kini dinilai belum memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Meski sempat mencatatkan keuntungan dalam dua tahun terakhir, besarnya penyertaan modal pemerintah belum sebanding dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Dilanjut dengan Orasi kritis Ketua Umum HMI Cabang Tangerang Raya Aji Mustajar menjelaskan bahwa,

“PT TNG sejak awal berdiri telah menelan puluhan miliar dana publik. Namun dividen yang diberikan kepada daerah sangat kecil. Ini menunjukkan adanya persoalan efektivitas dan tata kelola,”tegas Aji“.

Selain itu, Aji Mustajar juga menyoroti persoalan serapan anggaran daerah yang baru mencapai sekitar 56% hingga triwulan ketiga, jauh dari target yang ditentukan. Bahkan muncul dugaan adanya dana APBD yang mengendap di bank akibat lemahnya kinerja beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Orasi berikutnya disampaikan oleh Rispan Maulana selaku ketua komisariat STISNU dan Koordinator lapangan. Rispan menegaskan, bahwa rendahnya serapan anggaran ini berpotensi menghambat pembangunan dan mengabaikan hak masyarakat atas pelayanan publik.

Melalui pernyataan sikap ini, HMI Cabang Tangerang Raya menegaskan komitmennya untuk terus tata kelola pemerintahan daerah berdasarkan prinsip good govenance. Masalah PT TNG, rendahnya serapan anggaran, dan dugaan dana mengendap di bank bukanlah persoalan kecil. Ini adalah persoalan strategis yang menentukan masa depan pembangunan Kota Tangerang. Pemerintah harus membuka diri terhadap kritik dan menjadikannya sebagai energi perubahan. HMI akan terus berdiri di garis depan untuk memperjuangkan transparansi, akuntabilitas, dan keberpihakan pada masyarakat.

Baca Juga :  PAC IPNU IPPNU Kec Curug Sukses Gelar Makesta ke-3

“Anggaran yang tidak terserap berarti program tidak berjalan. Ini bukan persoalan teknis, tetapi kegagalan pemerintah dalam mengelola uang rakyat,”ujarnya.

Dalam keterangan aspirasi yang telah disampaikan,HMI Cabang Tangerang Raya menyampaikan 3 tuntutan:

1. Mendesak Pemerintah Kota Tangerang melakukan audit menyeluruh terhadap PT TNG, secara independen dan transparan. Jika terbukti tidak efektif atau merugikan daerah, opsi pembubaran harus dipertimbangkan.

2. Menuntut evaluasi kinerja seluruh OPD, terutama yang gagal menjalankan program sehingga menyebabkan serapan anggaran rendah.

3. Meminta pemerintah memperbaiki tata kelola keuangan daerah, dengan meningkatkan transparansi, partisipasi publik, dan akuntabilitas.

HMI Cabang Tangerang Raya menegaskan bahwa HMI akan terus berada di garda terdepan dalam mengawal pemerintahan daerah agar berjalan sesuai prinsip good governance.

“Kami tidak akan diam. Kritik ini adalah bagian dari ikhtiar menyelamatkan tata kelola kota. Pemerintah harus terbuka terhadap evaluasi demi kepentingan rakyat,” Ujar Retno diwanti sebagai penutup aksi.

Aksi dan pernyataan sikap ini menjadi bentuk komitmen HMI Cabang Tangerang Raya untuk terus mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan memastikan pembangunan Kota Tangerang berjalan secara bersih, efektif, dan berpihak kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB

Foto/istimewa.

Opini

‎Kaum Bohemian Menjelma Hewan Ternak Kekuasaan

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:32 WIB