Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah Daerah Menyikapi Penutupan TPA.

- Penulis

Rabu, 19 Maret 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Diskusi Kedaerahan

i

Penutupan Diskusi Kedaerahan

Tangerang, PUSAT-BERITA | Kolaborasi organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang, menggelar Diskusi Kedaerahan dengan tema “TPA Ditutup, Kita Bisa Apa?”, bertempat di Gedung Pemuda, Kota Tangerang, pada Selasa (18/03/2025).

Kolaborasi mahasiswa yang dihadiri oleh berbagai organisasi juga menghadirkan pemangku kebijakan sepeti Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang dan Kepala Bidang PSLB3 Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut, digagas untuk memitigasi dampak penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di wilayah Tangerang Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang, Indri Damayanthi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan SEMMI sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah daerah.

“Tentu kolaborasi seperti ini diperlukan untuk memyerap ide dan gagasan atas permasalahan yang terjadi, insyaallah outputnya akan kami sampaikan ke kepala daerah sebagai bentuk rekomendasi,” kata Indri Damayanthi yang juga Founder Gerakan Pertiwi.

Senada dengan Indri Damayanthi, Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, Muhammad Senanatha dalam pidatonya menggaungkan kepedulian semua pihak dengan kondisi darurat sampah.

“Kondisinya semakin lama, semakin memperihatinkan, tentu ini perlu kolaborasi semua pihak, tentunya SEMMI siap membersamai kebijakan pemerintah di Tangerang Kota dan Kabupaten,” kata Sena sapaan akrab.

Di tempat yang sama, Dr. SM. A. Hari Mahardika, S.Pi., M.Si, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 menyampaikan dalam paparannya sebagai narasumber terkait kebijakan penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di wilayah Kabupaten Tangerang.

Baca Juga :  Mahasiswa Dukung Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas Pemkab Tangerang

“Pada prinsipnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat untuk penutupan TPA dengan sistem open dumping,” kata Hari Mahardika narasumber pada diskusi tersebut.

Lebih lanjut, Kepala Bidang PSLB3 tersebut juga menyampakan bahwa DLHK Kabupaten Tangerang sedang melakukan pembenahan.

“Kabupaten Tangerang telah memiliki alat pengolah sampah AWS Pyrolisis di TPS3R Mustika dan TPS3R Salembaran dengan kapasitas puluhan ton perhari,” terang Hari Mahardika.

 

Masih ditempat yang sama, Wawan Fauzi, SE., MM. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menyampaikan bahwa penutupan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah perlu dimaknai dengan benar.

“Bahwa yang ditutup itu bukan tempat pemrosesan akhir sampahnya, melaikan metode open dumpingnya, Pemerintah Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk menangani timbulan sampah dengan pemilahan dari sumber,” kata Wawan Fauzi Kepala Dinas LH Kota Tangerang.

Selain narasumber, kegiatan tersebut juga mengundang berbagai aktivis lingkungan dari berbagai organisasi sebagai panelis, seperti Direktur Eksekutif Teratai Institut, Direktur Eksekutif Poros Intelektual Muda, dan Founder Saba Alam Indonesia Hijau.

Kegiatan tersebut ditutup dengan penyerapan rekomendasi dari berbagai pihak, hal tersebut ditunjukkan sebagai bahan pertimbangan kepala daerah dalam mengambil atau merumuskan kebijakan.

Salah satu rekomendasi yang akan didorong diantaranya penganggaran 3% APBD untuk pengelolaan sampah, upaya penanganan sampah dari sumber dan masih banyak yang lainnya.


Artikel Lain : Mahasiswa Dukung Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas Pemkab Tangerang

2 tanggapan untuk “Kolaborasi Mahasiswa dan Pemerintah Daerah Menyikapi Penutupan TPA.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketahui Gaji dan Tunjangan Kepala Desa ‎
APBD dan Kemiskinan Ekstrem Kab Tangerang Kompak Tertinggi
Koalisi Intelektual Peduli Bangsa Wanti-Wanti Pansel: Open Bidding di Kabupaten Serang Harus Bebas Nepotisme
PMII STAI Assalamiyah Nilai Aparat Tak Serius Awasi Kendaraan Tambang
BNN Kota Tangerang Gelar Giat Pencegahan Bahaya Narkoba dan Tes Urine di Lieben Cafe
‎Pemkot Tangerang Serukan Rawat Bumi di Kecamatan Neglasari
Tingkatkan Kualitas MTsN 3 Kota Tangerang Gelar Workshop Deep Learning
Benda Fair 2025 Resmi Dibuka: Dorong UMKM dan Lestarikan Budaya Lokal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 20:53 WIB

Ketahui Gaji dan Tunjangan Kepala Desa ‎

Minggu, 30 November 2025 - 18:27 WIB

APBD dan Kemiskinan Ekstrem Kab Tangerang Kompak Tertinggi

Minggu, 30 November 2025 - 16:05 WIB

Koalisi Intelektual Peduli Bangsa Wanti-Wanti Pansel: Open Bidding di Kabupaten Serang Harus Bebas Nepotisme

Minggu, 30 November 2025 - 00:44 WIB

PMII STAI Assalamiyah Nilai Aparat Tak Serius Awasi Kendaraan Tambang

Jumat, 28 November 2025 - 19:34 WIB

‎Pemkot Tangerang Serukan Rawat Bumi di Kecamatan Neglasari

Berita Terbaru

Ilustrasi perangkat desa (Foto: Putatgede.kendalkab.go.id)

Daerah

Ketahui Gaji dan Tunjangan Kepala Desa ‎

Minggu, 30 Nov 2025 - 20:53 WIB

Daerah

APBD dan Kemiskinan Ekstrem Kab Tangerang Kompak Tertinggi

Minggu, 30 Nov 2025 - 18:27 WIB