Mahasiswa Cilegon: Kekerasan Aparat Adalah Pengkhianatan Reformasi 

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, PUSATBERITA – Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terhadap sejumlah pengemudi ojek online di Jakarta.

Ketua Umum IMC, Ahmad Maki, menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan aparat yang mencederai prinsip keadilan sekaligus penyalahgunaan wewenang.

“Aparat yang seharusnya hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat justru memperlihatkan wajah kekerasan yang menambah luka sosial,” kata Ahmad Maki dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/25).

Menurutnya, pengemudi ojek online merupakan bagian dari masyarakat yang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Sikap represif aparat dinilai menunjukkan ketidakpekaan terhadap kondisi sosial ekonomi rakyat kecil.

Baca Juga :  Lemahnya Pengawasan Industri, Wakil DPRD Cilegon Desak Pembentukan Laboratorium Lingkungan

“Segala bentuk kekerasan aparat tidak bisa ditolerir, sebab bertentangan dengan semangat demokrasi, hak asasi manusia, dan amanat reformasi,” ujar Ahmad Maki.

IMC, lanjut Ahmad Maki, menyampaikan tiga tuntutan kepada institusi kepolisian. Pertama, mendesak Kapolri menindak tegas oknum polisi yang terlibat tindakan represif.

Kedua, menuntut adanya evaluasi internal agar aparat lebih humanis dalam menjalankan tugas. Ketiga, mengingatkan seluruh aparat penegak hukum untuk menjunjung tinggi nilai demokrasi, hak asasi manusia, serta amanat reformasi.

“Kami mahasiswa berdiri bersama rakyat menolak segala bentuk kekerasan dan intimidasi aparat,” tegas Ahmad.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang
Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:05 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Siagakan Layanan 24 Jam dan Antisipasi Lonjakan Penumpang

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB