Marak Pelecehan Seksual di Lingkungan Pendidikan

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 13:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, PUSATBERITA – Dari RT hingga guru, pelecehan seksual yang terjadi di Cilegon dan serang beberapa dekade terakhir ini membuat geram netizen dan beramai-ramai mengutuk tindakan yang tak senonoh ini. Mirisnya pelecehan seksual yang terjadi ini korbannya adalah siswi sekolah yang masih di bawah umur.

Di lansir dari beberapa media di Cilegon baru saja selesai korban kasus pelecehan di Cilegon tepatnya di Taman Kodok keranggot, ini malah kembali terjadi pelecehan yang dilakukan oleh seorang RT di kecamatan Jombang, Kota Cilegon, tapi mirisnya pelecehan yang dilakukan oleh RT tersebut korban nya malah bocah laki-laki.

Kasus terbaru yang terjadi di serang baru terbongkar sekarang oleh seorang oknum guru SMA 4 Kota Serang, dari informasi yang beredar korban sudah dilecehkan sejak tahun 2023 dan mirisnya sudah selesai lewat jalur damai.

Tak sampai disitu banyak pihak yang tak terima jika kasus ini hanya selesai lewat jalur damai. Kasus ini viral saat unggahan postingan akun Instagram @savemanfourkotser menyebut bahwa adanya dugaan pelecehan seksual, pungutan liar, kasus intoleransi, dan intimidasi kepada siswa yang terus terjadi tanpa adanya tindakan tegas dari pihak sekolah.

Baca Juga :  Ketua PAC IPNU Kecamatan Sukadiri Kecam Tindakan Kejahatan Seksual Di Wilayah nya, Tindak Tegas Pelaku dan Lindungi Korban

Namun dari pengakuan alumni sebenarnya kasus ini sudah berlangsung sejak lama, bahkan korban nya dari lintas angkatan.

Dari pihak kepolisian Polresta Serang Kota pun sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini

“Kami sedang melakukan penyelidikan,” kata Kapolresta Serang Kombes Pol Yudha Satria pada awak media.

Banyaknya kasus yang serupa terjadi membuat khawatir para orang tua yang menitipkan anaknya di sekolah. Para orang tua pun berharap agar tak terjadi kasus serupa seperti ini dan pelaku di hukum dengan hukuman yang setimpal.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB