Ketua PAC IPNU Kecamatan Sukadiri Kecam Tindakan Kejahatan Seksual Di Wilayah nya, Tindak Tegas Pelaku dan Lindungi Korban

- Penulis

Sabtu, 27 September 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSATBERITA,SUKADIRI – Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Sukadiri menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas terjadinya dugaan kasus pemerkosaan terhadap seorang gadis di wilayah Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

‎Ketua PAC IPNU Kecamatan Sukadiri, Rekan Muhammad Fikri Fadillah, dalam pernyataannya menegaskan bahwa kekerasan seksual dalam bentuk apapun adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi dan merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus ditindak secara hukum.

‎‎”Kami sangat mengecam tindakan keji yang terjadi di wilayah kami. Ini adalah peringatan serius bagi semua pihak, terutama generasi muda, agar terus meningkatkan kesadaran, pendidikan moral, dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Fikri.

‎‎PAC IPNU Sukadiri juga menyatakan solidaritas dan dukungan penuh kepada korban dan keluarganya. Mereka mendorong pihak kepolisian dan aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, profesional, dan adil dalam menangani kasus ini.

Baca Juga :  TKSK Kecamatan benda Pastikan Penyaluran Beras Tepat Sasaran 

‎‎”Kami mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini tanpa pandang bulu, serta memastikan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Korban harus mendapat perlindungan dan pendampingan psikologis agar dapat pulih dari trauma yang mendalam,” tambah fikri.

‎Lebih lanjut, PAC IPNU Sukadiri berkomitmen untuk ikut serta aktif dalam upaya pencegahan kekerasan seksual melalui edukasi di kalangan pelajar dan remaja, dengan membangun ruang aman, serta memperkuat nilai-nilai agama dan akhlak di lingkungan sekolah dan masyarakat.

‎Dalam kesempatan ini, PAC IPNU Sukadiri juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan beradab, serta menjadikan kasus ini sebagai momentum refleksi dan perbaikan bersama, tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari
Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang
Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal
Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 
Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Kawasan Pendidikan Cikokol 
450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana
Banjir Rendam Sambirata Cibeber, Warga Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:02 WIB

Dugaan Politik Uang Warnai Pemilihan Ketua RT di Babakturi, Kelurahan Taman Sari

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Ratusan Warga Pasir Cina Cianjur Tolak Alat Berat Proyek Geothermal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:32 WIB

Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:56 WIB

Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta

Berita Terbaru