PW SEMMI Jatim Tegas Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PW SEMMI Jawa Timur, Nafela Noble Amrulloh (Foto: Istimewa)

Ketua Umum PW SEMMI Jawa Timur, Nafela Noble Amrulloh (Foto: Istimewa)

SURABAYA, PUSATBERITAPengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jawa Timur menyatakan sikap tegas menolak wacana penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian. SEMMI menilai wacana tersebut merupakan ancaman serius bagi independensi institusi penegak hukum di Indonesia.

Ketua Umum PW SEMMI Jawa Timur, Nafela Noble Amrulloh, menegaskan bahwa posisi Polri yang saat ini berada langsung di bawah Presiden sudah sesuai dengan konstitusi dan semangat perbaikan institusi sejak era reformasi. Menurutnya, mengusik struktur ini sama saja dengan memutar balik jarum jam demokrasi.

“Wacana memindahkan Polri di bawah kementerian sama saja dengan mengingkari amanat reformasi. Ini merupakan langkah mundur dalam sistem ketatanegaraan kita,” ujar Noble dalam keterangan resminya di Surabaya, Selasa (27/1).

Noble menjelaskan bahwa salah satu capaian terbesar reformasi 1998 adalah memisahkan Polri dari struktur militer dan menempatkannya sebagai alat negara yang independen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jika Polri diletakkan di bawah kementerian, maka posisi Polri akan menjadi sangat rentan terhadap kepentingan politik praktis.

“Reformasi telah menempatkan Polri sebagai alat negara, bukan alat kekuasaan. Polri di bawah kementerian berpotensi menjadi alat politik kelompok tertentu, mengingat menteri adalah jabatan politik yang diisi oleh representasi partai atau koalisi tertentu,” tegas Noble.

Baca Juga :  Pati: Dari Pajak ke Perlawanan

Lebih lanjut, Noble mengkhawatirkan terjadinya tumpang tindih kewenangan dan birokrasi yang justru akan memperlambat gerak Polri dalam pelayanan publik dan penegakan hukum. Ia menilai, intervensi politik dalam tubuh kepolisian akan merusak objektifitas dalam penanganan kasus-kasus sensitif.

“Menempatkan Polri di bawah kementerian justru berpotensi membuka ruang intervensi politik dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Kita tidak ingin Polri yang seharusnya menjadi pelindung seluruh rakyat, justru terkooptasi oleh kepentingan sektoral menteri yang menjabat,” tambahnya.

PW SEMMI Jawa Timur mendesak pemerintah dan DPR RI untuk menghentikan pembahasan wacana ini dan fokus pada penguatan profesionalisme serta transparansi di tubuh Polri yang sudah ada.

Noble memastikan SEMMI Jatim akan terus mengawal isu ini agar marwah institusi kepolisian tetap terjaga sebagai alat negara yang profesional dan netral.

“Kami mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat untuk kritis melihat isu ini. Jangan sampai independensi penegakan hukum kita dikorbankan demi eksperimen tata kelola yang justru berisiko tinggi bagi stabilitas demokrasi kita,” pungkas Noble.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang
‎Walikota Cup II Hadiah Mobil, SEMMI Tangerang Sentil Manfaat Publik
Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:50 WIB

‎Walikota Cup II Hadiah Mobil, SEMMI Tangerang Sentil Manfaat Publik

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Berita Terbaru

Anggota Timsel DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Saat di Wawancarai di kantor dpd partai golkar kota Tangerang (Doc. Holid/PB)

Daerah

Enam Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Kamis, 13 Agu 2026 - 22:05 WIB

Ketika kampus lebih sibuk mencetak gelar daripada membentuk manusia merdeka (Foto: Dok. Pribadi).

Opini

Ketika Kampus Lupa Mendidik Manusia

Kamis, 13 Agu 2026 - 17:37 WIB

Foto: Istimewa.

Opini

Bocor Alus, Jokowi, dan Pesan dari Kacamata Prabowoisme

Rabu, 12 Agu 2026 - 06:08 WIB