PP-PMI Unjuk Rasa di Mabes Polri, Tuntut Kasat Lantas Sukabumi Dicopot!

- Penulis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Unjuk Rasa oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Pusat - Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PP-PMI) didepan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia | Dokumentasi: Arsip

Unjuk Rasa oleh mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Pusat - Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PP-PMI) didepan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia | Dokumentasi: Arsip

PUSATBERITA — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Pusat – Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PP-PMI) geruduk Mabes Polri (Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia) terkait adanya “taksi gelap” dari Kabupaten Sukabumi dalam kecelakaan maut di Tol Ciawi.

PP-PMI berpendapat hal ini tidak mesti terjadi jika Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Kepolisian Resor (Polsek) Sukabumi tidak sibuk pencitraan. “Ini sudah kedua kalinya kami turun ke Mabes Polri untuk meminta “Kasat Lantas Kabupaten Sukabumi dicopot dalam jabatannya,” tegas Ali Moma, Koordinator Aksi.

Moma juga menegaskan, kalau kasat lantas fokus pada hal-hal yang lebih preventif tentu peristiwa taksi gelap dari Cidadap, Kabupaten Sukabumi yang menewaskan semua penumpang tersebut tidak perlu terjadi. “Ini sudah [menjadi] indikator jelas, bahwa kami menilai kinerja Kasat Lantas Polres Sukabumi tidak baik, dan sudah selayaknya di ganti,” jelas Moma, dalam keterangannya di Mabes Polri.

Baca Juga :  Gudang di Kema Diduga Jadi Lokasi Pencurahan Solar Ilegal, Dilaporkan Terjadi Dua Kali Sehari

Dalam aksi yang diwarnai ppenutupan jalan di depan Mabes Polri sempat diwarnai saling dorong, antara massa aksi dari PP-PMI dengan Polisi yang mengawal aksi, pada aksinya kemacetan tidak dapat dihindari.

PP-PMI “meminta secara tegas agar Kapolri dan Kakorlantas untuk segera mencopot Kasat Lantas Polres Kabupaten Sukabumi dari jabatannya, dan kami akan terus turun aksi sampai itu dipenuhi oleh Kakorlantas dan Kapolri,” tutup Moma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harlah ke-66 PMII: Momentum Kembali ke Khittah dan Penegasan Sikap Kritis
Diduga Langgar Izin, PT. Duta Abadi Primantara di Demo Puluhan Pemuda
Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara
BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri
Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot
Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan
Dugaan Pungli TPG di Lingkungan KKG Kota Tangerang, GMT Desak Investigasi dan Penindakan Tegas
SPPG Pinang 2 Kota Tangerang Diam Terkait Insiden Siswa Keracunan MBG
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:34 WIB

Harlah ke-66 PMII: Momentum Kembali ke Khittah dan Penegasan Sikap Kritis

Rabu, 15 April 2026 - 15:46 WIB

Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 - 07:25 WIB

BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri

Selasa, 14 April 2026 - 21:12 WIB

Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru