KOTA TANGERANG, PUSATBERITA – Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) menyampaikan apresiasi sekaligus catatan konstruktif kepada Pemerintah Kota Tangerang menjelang HUT ke-33.
Sekretaris YDMI, Tuti Alawiyah, menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Kota Tangerang menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur, digitalisasi pelayanan publik, maupun komitmen menghadirkan ruang kota yang lebih tertata.
“Kami mengapresiasi langkah-langkah pemerintah kota yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik. Transformasi digital dan perbaikan fasilitas umum adalah kemajuan yang patut dihargai,” ujar Tuti saat diwawancarai, Jumat (27/2) 2026.
Penguatan Pelayanan Dasar yang Lebih Inklusif
Meski demikian, YDMI menilai pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial masih perlu diperkuat agar benar-benar inklusif.
Di sektor pendidikan, misalnya, masih diperlukan pemerataan sarana aksesibel, peningkatan kapasitas guru dalam pendidikan inklusif, serta dukungan pembelajaran adaptif bagi peserta didik disabilitas.
Di bidang kesehatan, akses informasi, fasilitas ramah disabilitas, serta pendekatan pelayanan yang sensitif terhadap ragam disabilitas juga menjadi perhatian.
Sementara dalam perlindungan sosial, YDMI mendorong agar seluruh penyandang disabilitas yang berhak dapat terdata dan terjangkau program bantuan secara tepat sasaran.
Pentingnya Penguatan dan Integrasi Data
YDMI juga memberikan masukan terkait pentingnya pembenahan sistem data disabilitas yang terintegrasi dan diperbarui secara berkala.
Menurut Tuti, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berkeadilan. Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi penyandang disabilitas dalam proses pendataan dapat memperkuat validitas dan akuntabilitas program.
Momentum Refleksi di Usia ke-33
YDMI berharap momentum HUT ke-33 tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat pembangunan yang matang secara sosial.
“Kami percaya Kota Tangerang memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang tidak hanya maju secara fisik dan digital, tetapi juga unggul dalam komitmen inklusi. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, cita-cita itu sangat mungkin terwujud,” tutup Tuti.











