Tewasnya Seorang Pelajar Akibat Jalan Berlubang, PW PII Banten Menilai Kegagalan 1 Tahun Andra Dimyati

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad Royhan Daestaki, Ketua Umum PW PII Banten (Foto: Istimewa)

Mohammad Royhan Daestaki, Ketua Umum PW PII Banten (Foto: Istimewa)

SERANG, PUSATBERITAKondisi jalan rusak dan berlubang di ruas Pandeglang kembali memakan korban jiwa. Seorang siswa SDN 1 Pandeglang bernama Khairi tewas dalam kecelakaan lalu lintas saat pulang sekolah. Peristiwa itu terjadi di Kampung Gardu Tanjak, tepatnya di depan Hotel Pandeglang Raya, ketika korban sedang pulang menaiki ojek motor menuju ciekek.

Sepeda motor arah ciekek, diduga terpeleset saat pengendara menghindari jalan berlubang tersebut yang mengakibatkan korban terpental ke badan jalan dan terlindas mobil ambulan yang tengah melintas, sehingga korban dinyatakan meninggal dunia ditempat.

Ketua Umum PW PII Banten, Mohammad Royhan Daestaki menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang pelajar korban kecelakaan jalan rusak Pemprov Banten

“Kami PW PII Banten selaku saya sebagai Ketua Umum, menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan yang memakan korban dari seorang pelajar, yang semoga amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT,” ujar Royhan, Rabu (25/2/2026).

Royhan Daestaki menyayangkan bahwa infrastuktur yang di bangun Pemprov Banten sangat tidak layak dan tidak aman bagi pelajar.

“Infrastruktur Yang di janjikan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten sangat membahayakan bagi pelajar di Provinsi Banten, sangat ironis yang sehingga akibat dari jalan rusak memakan korban seorang pelajar,” ungkapnya.

Setelah di observasi, banyak warga sekitar yang sama sama mengeluhkan akses jalan rusak berlubang dan tidak layak sehingga berbahaya bagi keselamatan warga atau siapapun yang melintas.

Baca Juga :  Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Royhan Daestaki menilai Andra Soni dan Dimyati selaku Pimpinan Utama Di Wilayah Banten hanya fokus pembangunan terhadap jalan jalan desa, yang sehingga lupa terhadap jalan raya dan sekitarnya.

“Program Gubernur dan Wakil Gubernur Banten sangat tinggi terhadap pembangunan jalan jalan di desa, tapi lupa untuk memperbaiki jalan jalan berlubang di perkotaan, atau jalan raya yang sehingga kami nilai itu sangat membahayakan apabila ada tumpang tindih terhadap pembangunan infrasturktur,” tegasnya.

Royhan Juga menilai 1 Tahun kepemimpinan Andra Soni – Dimyati Natakusuma adalah sebuah kegagalan besar dari segi infrastuktur yang sangat tidak aman bagi pelajar maupun pengendara lainnya.

“1 tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten adalah sebuah kegagalan, infrastruktur yang tidak merata, dan banyaknya jalan berlubang, yang kami anggap sangat membahayakan terutama bagi pelajar,” tambahnya.

PW PII Banten mengecam keras dan akan menggelar Aksi Demonstrasi yang Menilai cuma cuma terhadap Program Bang Andra “Jalan Desa” yang merupakan kewenangan Kabupaten Kota, sedangkan jalan kewenangan Provinsi di biarkan rusak sehingga menimbulkan korban jiwa dari kalangan pelajar

“Kami menuntut agar Kadis PUPR dicopot dari jabatannya, karna tidak becus mengelola dan menjadikan jalan sebagai aman bagi pelajar,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Layanan Publik Terintegrasi, MPP Kota Tangerang Hadirkan 157 Layanan
‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026
Ragam Kegiatan Seni Warnai Malam “Jumatan” di Kampus Raharja
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan
Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan
Tindak Lanjut Arahan DPP, Partai Ummat Banten Rapatkan Barisan
AMPIA Desak BKN Periksa dan Nonaktifkan Sementara Rizka Zamzami
Pemuda Muslim Banten Pertanyakan Anggaran Fantastis Pada Lomba Kanvas Gemilang 2026
Berita ini 45 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Layanan Publik Terintegrasi, MPP Kota Tangerang Hadirkan 157 Layanan

Minggu, 13 September 2026 - 10:05 WIB

‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 05:19 WIB

Ragam Kegiatan Seni Warnai Malam “Jumatan” di Kampus Raharja

Rabu, 9 September 2026 - 17:45 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 September 2026 - 11:54 WIB

Kualitas Air Menurun, Perumda Tirta Benteng Lakukan Optimalisasi Pengolahan

Berita Terbaru

Terjadi kemacetan di ruas jalan dampak gelaran Tangerang 10K 2026 (foto/@captainakasia)

Banten

‎Kemacetan Hingga Kericuhan Warnai Tangerang 10K 2026

Minggu, 13 Sep 2026 - 10:05 WIB