DLH Kota Cilegon Pastikan Udara di Sekitar PT MCCI Aman Pascainsiden Kepulan Asap Putih

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Robinsar, Walikota Cilegon bersama tim KBRN Polda Banten dan DLH Kota Cilegon Mendatangi PT MCCI (Doc. Ist/PB)

Robinsar, Walikota Cilegon bersama tim KBRN Polda Banten dan DLH Kota Cilegon Mendatangi PT MCCI (Doc. Ist/PB)

CILEGON, PUSATBERITA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon memastikan kualitas udara di sekitar pabrik PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) dalam kondisi aman dan bebas dari gas beracun pascainsiden kepulan asap putih akibat pecahnya pipa outlet reactor pada Senin siang, 25 Mei 2026.

Kepastian tersebut diperoleh berdasarkan hasil pemantauan udara menggunakan alat air quality monitor atau air quality detector yang dilakukan segera setelah insiden terjadi. Sebelumnya, kepulan asap dari area pabrik sempat menimbulkan kekhawatiran warga lantaran disertai bau menyengat.

Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan hasil pemantauan yang dilakukan tim DLH bersama tim KBRN Polda Banten menunjukkan bahwa kondisi udara di sekitar lokasi pabrik maupun permukiman warga masih dalam batas aman.

“Berdasarkan hasil dari tim DLH dan tim KBRN Polda Banten, dipastikan di area sini dan juga di area sekitar udaranya aman,” ujar Robinsar.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Kandang Unggas Warga di Pulomerak, BPBD Pastikan Kondisi Aman

Meski demikian, Pemerintah Kota Cilegon tetap mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak RT maupun RW apabila mengalami gangguan kesehatan pascainsiden tersebut. Warga nantinya akan diarahkan untuk menjalani pemeriksaan di rumah sakit yang telah ditunjuk oleh PT MCCI, yakni Rumah Sakit Krakatau Medika.

Selain memastikan kondisi udara aman, Pemerintah Kota Cilegon juga akan melakukan investigasi lanjutan guna mengetahui penyebab pasti pecahnya pipa outlet reactor tersebut. Evaluasi menyeluruh juga akan dilakukan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

“Pasti kita evaluasi dan dipastikan juga apa yang menjadi penyebab dari kebocoran ataupun kejadian pada hari ini,” tambahnya.

Sumber Berita: Rizkal Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar
FPRB Kepung PT Duta Indah Starhub, Isu Limbah, Kebisingan hingga Fasos/Fasum Disorot
Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan
Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka
Damkar Tangerang Jinakkan Truk Terbakar di Tol dalam Waktu Satu Jam
Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II
Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat
Respons Cepat Pemkot Tangerang Selamatkan Anak Terlantar di Kawasan Tol
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:21 WIB

DLH Kota Cilegon Pastikan Udara di Sekitar PT MCCI Aman Pascainsiden Kepulan Asap Putih

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:38 WIB

Larangan Seolah Tak Bertaji, Truk Tanah di Sukadiri Tetap Beroperasi: Warga Siapkan Konsolidasi Akbar

Senin, 25 Mei 2026 - 16:22 WIB

Dampak Galian Pipa Perumdam TKR Dinilai Semrawut, Vendor dan Kontraktor Disorot, Citra Pelayanan Dipertaruhkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:53 WIB

Damkar Tangerang Jinakkan Truk Terbakar di Tol dalam Waktu Satu Jam

Berita Terbaru

Proses Pencarian Korban Hanyut di Sungai Lahumbo, Boalemo (Foto: HarianPost.id)

Gorontalo

BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

Reyzan Sulaeman Berikan Sambutan Perdana Ketua Umum PW PII Jakarta (Foto: Istimewa)

Jakarta

Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB