Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba

- Penulis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Selingkuh. (Pexels)

Foto: Ilustrasi Selingkuh. (Pexels)

KABUPATEN LEMBATA, PUSATBERITA — Dugaan hubungan pribadi yang melibatkan Direktur RS Bukit Lewoleba, Vincensia Caroline, dengan seorang pria berinisial EBN yang diketahui telah berkeluarga, menjadi perbincangan di tengah masyarakat.

‎Informasi mengenai dugaan hubungan tersebut beredar luas melalui media sosial dan sejumlah percakapan di platform digital. Kondisi itu memicu beragam tanggapan dari masyarakat, terutama karena yang bersangkutan merupakan pimpinan salah satu rumah sakit yang berada di bawah naungan Yayasan Papa Miskin Keuskupan Larantuka.

‎Beberapa warga mengaku menyayangkan munculnya isu tersebut. Menurut mereka, figur publik yang memegang jabatan strategis di lembaga pelayanan kesehatan diharapkan dapat menjaga etika profesi serta nama baik institusi yang dipimpin.

‎”Sangat disayangkan jika isu ini benar terjadi. Sebagai pimpinan rumah sakit, tentu masyarakat berharap adanya keteladanan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

‎Sementara itu, seorang karyawan rumah sakit yang juga enggan disebutkan namanya mengaku terkejut dengan kabar yang beredar. Namun demikian, informasi tersebut hingga kini masih sebatas dugaan yang belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait.

Baca Juga :  Larangan Ibadah Jemaat GBI Gerendeng Pulo Kota Tangerang

‎RS Bukit Lewoleba sendiri merupakan salah satu rumah sakit yang memiliki sejarah panjang di Kabupaten Lembata dan berada di bawah naungan Keuskupan Larantuka.

‎Hingga berita ini ditulis, pihak RS Bukit Lewoleba maupun Vincensia Caroline belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang beredar. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan singkat juga belum memperoleh tanggapan.

‎Perhatian publik terhadap kasus ini tidak hanya berkaitan dengan kehidupan pribadi pihak yang disebutkan, tetapi juga karena menyangkut citra lembaga pelayanan kesehatan serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi yang bersangkutan. Oleh karena itu, masyarakat menantikan klarifikasi resmi dari pihak terkait guna memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 395 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB