HUT 33 Kota Tangerang, PD PII Tangerang Soroti Beban Biaya Pendidikan

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia Tangerang (Foto: Istimewa)

Sekretaris Umum Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia Tangerang (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITAPeringatan HUT ke-33 Kota Tangerang dinilai perlu menjadi momentum evaluasi sektor pendidikan. Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PD PII) Tangerang, menyoroti masih adanya beban biaya pendidikan yang dirasakan pelajar dan orang tua.

Sekretaris Umum PD PII Tangerang, Fadli Z.A, menyampaikan bahwa berdasarkan temuan lapangan dan laporan pelajar, praktik pembebanan biaya pendidikan masih terjadi dalam berbagai bentuk, terutama melalui kegiatan sekolah yang bersifat wajib namun berdampak finansial.

“Ini menunjukkan pendidikan di Kota Tangerang belum sepenuhnya terbebas dari praktik komersialisasi, dan berdampak pada pelajar dari keluarga ekonomi menengah ke bawah,” ujar Fadli, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga :  Kapolsek Benda Semarakkan Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 bersama Masyarakat

Selain itu, PD PII Tangerang menilai kebijakan pendidikan masih berorientasi administratif dan minim melibatkan pelajar sebagai subjek evaluasi. Padahal, suara pelajar penting agar kebijakan sesuai dengan kebutuhan nyata di sekolah.

“Pendidikan adalah hak, bukan beban. Di usia ke-33, Kota Tangerang harus berani melakukan koreksi,” tegasnya.

PD PII Tangerang mendorong pemerintah daerah memperkuat pengawasan sekolah, menertibkan pembebanan biaya, serta memastikan pendidikan yang adil dan bermutu bagi seluruh pelajar.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
Berita ini 120 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB