Forum PPPK Teknis Kota Tangerang Pertanyakan Pernyataan Ketua DPRD

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Forum PPPK Tekhnis Kota Tangerang (Foto : Istimewa)

Forum PPPK Tekhnis Kota Tangerang (Foto : Istimewa)

KOTA TANGERANG, PUSATBERITA – Forum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Teknis Kota Tangerang menyatakan kekecewaannya terhadap pimpinan DPRD Kota Tangerang. Kekecewaan tersebut muncul akibat tidak adanya respons atas permohonan audiensi yang telah diajukan forum untuk membahas persoalan kesejahteraan dan ketimpangan pendapatan yang dialami PPPK Teknis.

Ketua Forum PPPK Teknis Kota Tangerang menyampaikan bahwa surat permohonan audiensi telah dilayangkan sejak Sabtu, 21 Februari 2026, dengan usulan jadwal pertemuan pada Kamis, 26 Februari 2026. Namun hingga akhir Februari 2026, belum ada tanggapan resmi dari pihak legislatif.

Janji Kenaikan TPP 15 Persen Belum Terealisasi

Forum PPPK Teknis juga mempertanyakan pernyataan Ketua DPRD Kota Tangerang sebelumnya yang menyebutkan akan ada kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 15 persen bagi PPPK pada awal tahun 2026. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa hingga saat ini, kenaikan tersebut belum terealisasi dan tidak tercantum dalam slip gaji pegawai.

Ketimpangan Pendapatan Dinilai Tidak Adil

Selain persoalan janji kenaikan TPP, Forum PPPK Teknis menyoroti adanya ketimpangan pendapatan yang dinilai tidak adil. Saat ini, PPPK Teknis yang dinyatakan lulus seleksi resmi menerima penghasilan sekitar Rp3,7 juta per bulan, yang merupakan akumulasi gaji pokok dan tunjangan.

Jumlah tersebut dinilai jauh lebih rendah dibandingkan pendapatan PPPK paruh waktu (PPPK PW) atau yang tidak lulus seleksi, yang berkisar antara Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan. Bahkan, forum mencatat bahwa upah tenaga alih daya seperti petugas kebersihan (OB) dan satuan pengamanan (Satpam) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang telah mencapai sekitar Rp5,4 juta.

Baca Juga :  Layanan Investasi Makin Kuat, Kota Tangerang Raih ALI 2026

“Kami sangat menyayangkan sikap diam pimpinan dewan. Kami datang hanya untuk berdialog dan menagih janji yang telah disampaikan ke publik, namun justru diabaikan. Kondisi di lapangan sangat memprihatinkan, karena mereka yang lulus seleksi justru berpenghasilan lebih rendah dibandingkan tenaga paruh waktu dan outsourcing,” ujar Ketua Forum PPPK Teknis Kota Tangerang, Jamiludin.

Tuntutan Forum PPPK Teknis 

Teknis Kota Tangerang mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Tangerang untuk segera:

1. Memberikan solusi nyata atas ketimpangan pendapatan antar lini pegawai.

2. Merealisasikan kenaikan TPP sebesar 15 persen yang telah dijanjikan sebelumnya.

3. Melakukan penyesuaian ijazah bagi PPPK Teknis, khususnya kategori K2 yang telah memiliki gelar sarjana (S1), sebagai upaya peningkatan kesejahteraan.

Forum PPPK Teknis menegaskan akan terus mengawal dan memperjuangkan isu ini hingga ada langkah konkret dari para pemangku kebijakan demi terwujudnya keadilan bagi seluruh aparatur di Kota Tangerang.

“Kami dari Forum PPPK sangat merasa dizalimi atas pernyataan Ketua DPRD Kota Tangerang yang disampaikan sebelumnya, karena tidak sesuai dengan kenyataan yang kami alami saat ini,” tutup Jamiludin.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 236 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB