Di Tengah Semarak HUT ke-33 Kota Tangerang, SEMATA Aksi Soroti Jalan Rusak hingga Krisis Lingkungan

- Penulis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Sentral Mahasiswa Tangerang (SEMATA) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Mahasiswa Sentral Mahasiswa Tangerang (SEMATA) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang, organisasi Mahasiswa Sentral Mahasiswa Tangerang (SEMATA) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (28/02/2026) pukul 15.00 WIB.

Aksi yang mengusung tajuk “Rakyat Menagih Bukti, Bukan Seremoni” ini menjadi bentuk evaluasi terhadap satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang.

Massa aksi membawa tiga tuntutan utama yang dinilai sebagai persoalan mendasar yang belum terselesaikan secara serius.

Tiga Tuntutan Utama

Koordinator aksi, Holid, menyampaikan bahwa peringatan hari jadi kota seharusnya tidak berhenti pada seremoni dan perayaan simbolik, tetapi menjadi momentum refleksi terhadap persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

Adapun tiga isu yang disoroti SEMATA meliputi:

  1. Kerusakan Jalan dan Infrastruktur SEMATA menilai masih banyak ruas jalan berlubang dan infrastruktur rusak yang membahayakan keselamatan warga. Kondisi ini disebut mencerminkan lemahnya perencanaan dan pengawasan pembangunan.
  2. Pembakaran Liar dan Krisis Lingkungan Aksi pembakaran sampah terbuka dinilai mencemari udara dan mengancam kesehatan masyarakat. Mahasiswa menilai pengelolaan sampah belum berjalan sistematis dan tegas.
  3. Kabel Provider Semrawut Kabel utilitas yang menjuntai tanpa penataan dianggap merusak estetika kota dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Mereka mendesak penegakan regulasi terhadap perusahaan penyedia layanan.

Jangan Jadikan HUT Sekadar Panggung Perayaan

Dalam orasinya, Holid menyampaikan bahwa persoalan PJU berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan warga.

“Kami menerima banyak keluhan masyarakat soal lampu penerangan jalan yang mati berhari-hari bahkan berminggu-minggu tanpa perbaikan. Kondisi ini rawan kecelakaan dan tindak kriminal. Pemerintah jangan menunggu viral baru bergerak,” tegas Holid.

Baca Juga :  Gelar Dikbar PKB, DKC Panji Bangsa Kota Tangerang Siapkan Kader Militan dan Perkuat Ideologi

Ia menambahkan bahwa keberadaan PJU bukan sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan dasar kota yang mengklaim diri sebagai kota layak huni.

“Kalau ingin bicara kota maju dan modern, pastikan dulu kebutuhan dasar seperti penerangan jalan terpenuhi. Jangan sampai masyarakat merasa tidak aman hanya karena kelalaian pengawasan,” ujarnya.

Holid menegaskan bahwa 33 tahun usia Kota Tangerang seharusnya mencerminkan kematangan tata kelola pemerintahan.

“Tiga puluh tiga tahun Kota Tangerang berdiri, tapi persoalan mendasar masih terus berulang. Jalan rusak, pembakaran liar, kabel semrawut ini bukan isu baru. Kami hadir untuk menagih komitmen, bukan janji,” tegas Holid di hadapan massa aksi.

Ia juga menyoroti satu tahun kepemimpinan wali kota saat ini sebagai periode yang harus diisi dengan terobosan konkret.

“Satu tahun kepemimpinan harus menjadi momentum perubahan nyata. Rakyat butuh bukti kerja, bukan panggung perayaan tanpa solusi,” lanjutnya.

Desakan Evaluasi dan Transparansi

SEMATA mendesak Pemerintah Kota Tangerang melakukan evaluasi terbuka terhadap kinerja dinas-dinas teknis, khususnya terkait infrastruktur dan lingkungan hidup.

Mereka juga meminta adanya transparansi anggaran serta target penyelesaian masalah yang terukur dan memiliki tenggat waktu jelas.

SEMATA menegaskan akan terus mengawal isu-isu tersebut hingga ada langkah konkret dari pemerintah daerah.

“Jika tidak ada respons dan perubahan nyata, kami siap kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar,” tutup Holid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LPTQ Batuceper Siapkan Beasiswa Santri dan Program “Goes To School” untuk Cari Bibit MTQ
Cegah Narkoba dan Aids Sejak Dini, WPA & Forum Pemuda Sepatan Timur Gelar Seminar P4GN untuk 60 Pelajar
‎MTQ XXV Kota Tangerang Ditutup, Kafilah Ciledug Sabet Juara Umum
Ketua DPP IMM Bidang Agraria: Pemerintah Boltim Selesaikan Polemik HGU dan Konflik Agraria
Fahmil Qur’an Putra Batu Ceper Ikuti MTQ ke-25 Tingkat Kota Tangerang
‎Poros Intelektual Muda Laporkan Dugaan Mark-up Sewa Gedung KCD Pendidikan ke Inspektorat Banten
LMND Tangsel: AKP Pardiman Tak Terlibat Kasus Narkoba
MTQ XXV Kota Tangerang, Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:31 WIB

LPTQ Batuceper Siapkan Beasiswa Santri dan Program “Goes To School” untuk Cari Bibit MTQ

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:09 WIB

Cegah Narkoba dan Aids Sejak Dini, WPA & Forum Pemuda Sepatan Timur Gelar Seminar P4GN untuk 60 Pelajar

Jumat, 31 Juli 2026 - 00:14 WIB

‎MTQ XXV Kota Tangerang Ditutup, Kafilah Ciledug Sabet Juara Umum

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:17 WIB

Ketua DPP IMM Bidang Agraria: Pemerintah Boltim Selesaikan Polemik HGU dan Konflik Agraria

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:27 WIB

Fahmil Qur’an Putra Batu Ceper Ikuti MTQ ke-25 Tingkat Kota Tangerang

Berita Terbaru