INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada Saat Berikan Sambutan dalam Penutupan INRA EXPO KB PII 2026 (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada Saat Berikan Sambutan dalam Penutupan INRA EXPO KB PII 2026 (Foto: Agung/Pusat-Berita)

JAKARTA, PUSATBERITAIndonesia Ramadhan (INRA) Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di tutup pada Minggu (8/3). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari sejak 4 Maret hingga 8 Maret itu, bertempat di SMESCO Exhibition Hall, Jakarta.

Dalam penutupan tersebut, tampak hadir Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Tenaga Ahli Menteri Agama Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Jojon Novandri, serta Jajaran Kepengurusan PP KB PII.

Ketua Umum PP KB PII, Nasrullah Larada dalam sambutannya pertumbuhan ekonomi nasional tidak akan optimal tanpa penguatan peran koperasi, khususnya dalam mendorong UMKM agar mampu berkembang baik di desa maupun di daerah.

“Pertumbuhan ekonomi akan kering kalau tidak disertai dengan koperasi, karena koperasi memotivasi UMKM agar bisa menggerakkan usahanya baik yang ada di daerah maupun yang ada di desa,” ungkap Nasrullah, Minggu (8/3/2026).

Dirinya meyakini koperasi ke depan tidak sekadar menjadi perkumpulan usaha kecil, tetapi dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Nasrullah juga optimistis bahwa di bawah pemerintahan saat ini, koperasi yang selama ini kurang berkembang akan mengalami transformasi.

“Kalau dulu kita dengar koperasi kita pesimis, tapi dalam 1–2 tahun ke depan insyaallah koperasi akan berubah wajah,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Menteri Koperasi dan mendapatkan jaminan bahwa wajah koperasi ke depan tidak lagi seperti model lama, tetapi akan dibuat lebih modern dan menarik bagi generasi muda.

“Bukan seperti koperasi zaman dulu, tapi koperasi yang bisa digemari oleh Gen Z. Itulah kita sangat dukung gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Menteri Koperasi,” tegasnya.

Baca Juga :  GAANAS Laporkan Pemrov Jabar Dugaan Anggaran Rp8,3 M Bocor

Sebagai penyelenggara Indonesian Ramadhan Expo 2026, mewakili KB PII Nasrullah juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh Menteri Koperasi, baik secara formal maupun informal.

“Sejak mendapatkan support dari Menteri Koperasi, bukan hanya formal tapi juga informal. Jadi kalau kita bisa kerja bareng, insyaallah koperasi ini bisa kita wujudkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” tuturnya.

Menteri Koperasi Menyambut Baik Ide PP KB PII

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono meyakini program Koperasi Desa Merah Putih yang akan dibangun di desa dan kelurahan di seluruh Indonesia dapat menjadi solusi bagi masyarakat dari praktik rentenir, pinjaman online (pinjol), hingga tengkulak.

“Kopdes Merah Putih ini akan siapkan lembaga keuangan mikro yang akan memberikan alternatif supaya masyarakat tidak terjerat pinjol, judol, dan rentenir,” kata Ferry saat menutup Indonesian Ramadhan Expo 2026.

Menurutnya, program Kopdes Merah Putih ditargetkan hadir di sekitar 80.000 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, dan dalam waktu sekitar dua bulan ke depan diharapkan sudah dapat beroperasi secara penuh.

Meski demikian, Ferry menegaskan bahwa kehadiran koperasi tersebut tidak dimaksudkan untuk mematikan gerai-gerai ritel modern yang telah lebih dahulu beroperasi.

“Kita akan berkembang bersama-sama,” ujarnya.

Ferry pun mengajak KB PII serta organisasi kemasyarakatan Islam lainnya untuk memanfaatkan Kopdes Merah Putih sebagai pusat pengembangan ekonomi baru di tengah masyarakat.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki
‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot
SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Berita ini 61 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WIB

Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki

Senin, 14 September 2026 - 23:30 WIB

‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot

Senin, 14 September 2026 - 19:51 WIB

SEMMI Tangerang Soroti Pencopotan Purbaya Usai Bicara Pangkas MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Berita Terbaru

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB