LAMPUNG, PUSATBERITA – Ketua Komite BPH Migas, Erika Retnowati, melakukan kunjungan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, untuk memastikan kelancaran arus balik Lebaran 2026 sekaligus mengecek ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Sabtu (28/3/2026).
Erika Retnowati menyampaikan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi arus balik berjalan lancar tanpa kendala berarti, termasuk dalam hal pasokan BBM untuk kapal penyeberangan.
“Kami tadi sudah bertemu dan berdialog dengan ASDP untuk melihat bagaimana pelaksanaan arus balik dan pemanfaatan BBM untuk kapal-kapal feri yang menuju Merak. Semuanya lancar, tidak ada kendala,” ujar Erika, Minggu (29/3/2026) di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Ia juga memastikan distribusi BBM di sepanjang jalur tol dari Merak tetap aman dan terkendali. Menurutnya, tidak ditemukan antrean panjang di SPBU selama arus balik berlangsung.
“Kami juga sudah memantau pasokan BBM di sepanjang jalan tol dari Merak, semuanya aman, tidak ada kendala, dan tidak terjadi antrean. Memang sebelumnya saat arus mudik sempat ada sedikit keterlambatan pasokan BBM,” jelasnya.
Selain BBM, Erika turut menyoroti ketersediaan LPG, khususnya di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Ia menyebut kondisi pasokan masih relatif aman dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan baik di wilayah Jawa maupun Sumatra.
“Untuk SPBE, kebutuhan gas elpiji juga masih relatif aman, dan tidak ada peningkatan harga yang signifikan bagi pemudik di Jawa maupun Sumatra,” tambahnya.
Lebih lanjut, Erika mengungkapkan bahwa Pertamina terus menjaga ketahanan stok energi nasional pada level yang aman. Saat ini, rata-rata ketahanan stok BBM berada di kisaran 21 hingga 28 hari, tergantung pada jenis produk.
“Khusus untuk produk tertentu seperti Pertamina Dex, ketahanan stoknya bahkan di atas 40 hari. Sementara itu, stok avtur juga terjaga di kisaran 30 hari,” tutupnya.












