Kasus Pencurian Tinggi, FPDN Dorong Hadirnya Program CCTV

- Penulis

Minggu, 5 April 2026 - 02:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus Pencurian di Ds. Buaran Tinggi (Foto: Ilustrasi)

Kasus Pencurian di Ds. Buaran Tinggi (Foto: Ilustrasi)

TANGERANG, PUSATBERITA – Kondisi minimnya sarana dan sistem pengamanan di Desa Buaran jati, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menyebabkan angka kejadian pencurian terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Berbagai barang berharga seperti alat pertanian, peralatan elektronik, hingga kendaraan roda dua menjadi target utama pelaku kejahatan.

Menurut Warga Kp. Pabuaan Letik RT. 02 RW 05, Agus, selama tiga bulan terakhir telah tercatat sebanyak 6 kasus pencurian yang dilaporkan ke Kepolisian setempat.

“Kebanyakan terjadi pada malam hari disaat warga terlelap tidur. Kurangnya pencahayaan jalan raya, tidak adanya kamera pemantau, dan jumlah relawan keamanan yang terbatas menjadi faktor utama masalah ini,” ujar Agus.

Agus Juga menambahkan kalau seharusnya pihak RT maupun Jaro tidak melupakan fungsi dan tupoksi nya.

“Ini RT dan Jaro disini seperti tidak ada fungsi nya sudah tau kejadian berulang kali tapi tidak ada respon dan tindakan apapun, minimal di aktivkan lagi Rondanya,” tambahnya.

Warga Kp. Pabuaran letik RT.02/05, Hj. Iyah (56), mengaku rumah nya menjadi korban pembobolan pada sabtu pagi 21 Maret 2026.

Baca Juga :  Program Sekolah Swasta Gratis Untuk Masyarakat Kabupaten Tangerang

“Kami kaget ketika pagi melihat rumah yang menjadi korban pembobolan. Minimnya kegiatan Siskamling serta pantauan kamera cctv lingkungan, jadi pelaku bisa dengan mudah masuk dan mengambil barang,” ungkap Iyah dengan kesal.

Kordinator FPDN (Front Pemuda Desa Nusantara), Shandi sangat prihatin atas kejadian seperti ini terjadi berulang – ulang di lingkungan desa Buaran Jati. Sekaligus sangat kecewa dengan sikap kepala desa yang cenderung abai, atas kondisi keamanan yang memprihatinkan tersebut.

“Saya juga meminta kepada pihak pemerintah desa untuk menghidupkan kembali kegiatan Siskamling, serta tingkatkan keamanan melalu pemasangan kamera pemantau atau cctv di beberapa titik,” ungkap Shandi

Menurutnya, mau bagaimanapun hal seperti ini menjadi tanggung jawab pemerintah desa, jangan sampai kades sebagai kepala pemerintah desa abai atas kejadian ini.

“Harus kita pertanyakan orientasi kades memimpin apa, karena bertentangan dengan prinsip dasar pemerintahan desa itu sendiri,” lanjutnya.

Shandi juga sangat menyayangkan sikap kepala desa perihal masalah ini.

“Kok bisa pihak desa tidak menganggarkan untuk kamera pemantau CCTV untuk keamanan masyarakat,” tutup Shandi dengan tegas.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Basudara AMAN Apresiasi Kinerja dan Respons Cepat Gubernur YSK
Perumda Tirta Benteng Buka Rekrutmen, Lulusan S1 hingga SMK Bisa Mendaftar
Aktivitas Tambang Masih Ada di Cigudeg, Ripan Pertanyakan Pengawasan
Layanan Investasi Makin Kuat, Kota Tangerang Raih ALI 2026
Layanan Publik Terintegrasi, MPP Kota Tangerang Hadirkan 157 Layanan
Berita ini 35 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 19:57 WIB

DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus

Jumat, 18 September 2026 - 23:51 WIB

HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban

Jumat, 18 September 2026 - 23:02 WIB

FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana

Jumat, 18 September 2026 - 21:10 WIB

Basudara AMAN Apresiasi Kinerja dan Respons Cepat Gubernur YSK

Jumat, 18 September 2026 - 15:50 WIB

Perumda Tirta Benteng Buka Rekrutmen, Lulusan S1 hingga SMK Bisa Mendaftar

Berita Terbaru