SPPG Pinang 2 Kota Tangerang Diam Terkait Insiden Siswa Keracunan MBG

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (Foto/Menalar.id)

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (Foto/Menalar.id)

TANGERANG, PUSATBERITA – Insiden keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa TK Al – Irsyadiyah di Kecamatan Pinang Kota Tangerang benar adanya terjadi.

‎Hal ini disampaikan Kepala Sekolah Raudhatul Athfal (RA) Al-Irsyadiyah, Nurul Makiyah bahwa memang benar adanya insiden Keracunan MBG pada Rabu, (8/4) 2026 lalu.

‎Keracunan tersebut, Nurul berkata, dikarenakan kemungkinan menu yang dihidangkan oleh SPPG berupa nasi yang di campur oleh susu.

‎”Rabu itu kami dapat MBG, nah di kami itu biasanya tidak langsung dibagikan tapi dipindahkan dulu dan menggunakan sistem prasmanan. Saat itu saya kira itu mayones yang ditaburi di atas nasi tersebut, namun ternyata itu susu, dan kalau susu kan 2 jam dibiarkan saja bisa cepat basi,” tuturnya.

‎Nurul menambahkan bahwa baru mengetahui pada esok harinya pada Kamis (8/4) 2026. Selanjutnya, Nurul mengkonfirmasi ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] terkait mayones atau susu yang ditaburi pada nasi.

‎”Jadi pas Rabu malam [dapat informasi] ada yang mual dan diare, besoknya ada yang tidak sekolah. Setelah kami tau di hari kamis, kami langsung konfirmasi itu kira-kira apa? Apakah mayones atau susu. Pihak SPPG malah hanya mengatakan kata maaf saja,” lanjut Nurul.

‎Ia mengungkapkan bahwa korban dari sekolah tersebut memang tidak banyak yang menjadi korban. Sejumlah 2 siswa dan 3 guru yang mengalami insiden keracunan dari menu MBG.

Baca Juga :  PC SAPMA PP Kota Tangerang Gelar Santunan Dalam Keberkahan Ramadhan

‎Senada dengan Al-Irsyadiyah, SMK Farmasi Tangerang 1 juga menyampaikan bahwa benar adanya keracunan di sekolah tersebut.

‎Namun saat diwawancarai pihak sekolah sedang ada agenda rapat. Pihaknya hanya menyampaikan belum bisa meyakini jika itu dari menu MBG atau bukan.

Pihak SPPG Belum Dapat DiKonfirmasi

‎Berdasarkan insiden tersebut, pihak SPPG Kota Tangerang Pinang 2 yang berlolasi di Jl. H. Djiran No. 1 RT 002 RW 001, Kec. Pinang, Kota Tangerang, Banten membenarkan bahwa sebagai penyuplai MBG di sekolah-sekolah yang diduga keracunan.

Namun pihaknya menegaskan insiden tersebut belum tentu valid, dikarenakan masih menunggu hasil uji Lab Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

‎”Memang benar, kami penyuplainya. Tapi kami belum bisa mengatakan bahwa itu karena MBG, karena setelah dapat laporan keracunan, kami langsung ambil sampel dan langsung uji Lab di Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan ini kami menunggu hasilnya,” ucap salah satu staff SPPG Pinang 2 yang tidak berkenan disebut namanya.

‎Dirinya menambahkan bahwa tidak berani memberikan data tanpa persetujuan dari Kepala SPPG tersebut.

‎”Kami belum berani untuk berikan data atau diwawancarai secara lebih, karena itu kan kewenangan kepala SPPG. Nah kepala sendiri pun saat ini tidak ada di tempat, dan kepala SPPGnya sedang tugas luar, kami tidak tahu kemana,” ucapnya.

‎Hingga pemberitaan ini dinaikkan, Kepala SPPG Kota Tangerang Pinang 2 belum memberikan jawaban terkait perkembangan insiden keracunan MBG tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar Izin, PT. Duta Abadi Primantara di Demo Puluhan Pemuda
Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara
BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri
Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot
Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan
Dugaan Pungli TPG di Lingkungan KKG Kota Tangerang, GMT Desak Investigasi dan Penindakan Tegas
Dies Natalis Universitas Raharja Bersejarah, Po Abas Sunarya Dikukuhkan Jadi Guru Besar di Hari Ulang Tahun ke-72
‎Wahidin Halim Kritik MBG Usai Kasus Keracunan di Kota Tangerang
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:53 WIB

Diduga Langgar Izin, PT. Duta Abadi Primantara di Demo Puluhan Pemuda

Rabu, 15 April 2026 - 15:46 WIB

Tuduhan “Penistaan Agama” Terhadap Jusuf Kalla, PB PII Buka Suara

Rabu, 15 April 2026 - 07:25 WIB

BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri

Selasa, 14 April 2026 - 21:12 WIB

Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot

Selasa, 14 April 2026 - 18:00 WIB

Pekerja Alami Cacat Permanen, PT Solusindo Bersama Mulya Diduga Langgar Aturan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

BMM Sulawesi Selatan Laksanakan Capacity Building untuk para UMKM di Makassar (Foto: Istimewa)

Sulawesi Selatan

BMM Sulawesi Selatan Gelar Pelatihan Ekonomi Mandiri

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:25 WIB