Program Sekolah Swasta Gratis Untuk Masyarakat Kabupaten Tangerang

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Program Sekolah Gratis Jenjang SMP dan SMA oleh Pondok Pesantren Salafiyah Harokatul Yamanie (Foto: Istimewa)

Peluncuran Program Sekolah Gratis Jenjang SMP dan SMA oleh Pondok Pesantren Salafiyah Harokatul Yamanie (Foto: Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITADalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap 2 Mei, Pondok Pesantren Salafiyah Harokatul Yamanie meluncurkan program pendidikan gratis bagi peserta didik jenjang SMP dan SMA.

Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi strategis dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan sebagai bagian dari upaya memperluas akses serta meningkatkan pemerataan layanan pendidikan di daerah.

Seremoni peluncuran dilaksanakan secara khidmat di Lapangan Upacara Maulana Yudha Negara, Tigaraksa, dengan dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, Kepala Dinas Pendidikan Dadan Gandana, Ketua BMPS Kabupaten Tangerang Hendri Kusuma Wahyudi, Sekretaris BMPS Mukhasin, serta unsur pengawas dan tenaga pendidik. Hadir pula jajaran pimpinan sekolah, tokoh pendidikan, ratusan siswa, dan orang tua peserta didik.

Pimpinan Ponpes Salafiyah Harokatul Yamanie, Kyai Tendi Hidayat, dalam keterangannya menegaskan bahwa program ini merupakan manifestasi konkret komitmen lembaga dalam mengaktualisasikan amanat konstitusi terkait hak atas pendidikan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi latar belakang sosial-ekonomi.

“Momentum Hari Pendidikan Nasional kami maknai sebagai ruang refleksi sekaligus aksi nyata untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kami berupaya memastikan bahwa hambatan ekonomi tidak lagi menjadi faktor determinan yang menghalangi keberlanjutan pendidikan anak,” ujarnya pada Senin (4/5).

Ia menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif antara lembaga pendidikan berbasis pesantren dan pemerintah daerah merupakan model strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai moral.

Baca Juga :  Influencer Mahesa Al Bantani Ditangkap Polda Banten Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap program ini merupakan bagian dari kebijakan prioritas dalam meningkatkan angka partisipasi sekolah serta menekan angka putus sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Program pendidikan gratis ini tidak hanya mencakup pembebasan biaya operasional pendidikan, tetapi juga meliputi penyediaan bahan ajar serta fasilitas penunjang yang memadai. Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan berbasis pesantren sebagai mitra strategis pemerintah dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, sekaligus berakhlak mulia.

Respons positif juga datang dari para orang tua peserta didik yang menilai program ini memberikan dampak signifikan terhadap keringanan beban ekonomi keluarga serta membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak mereka untuk mengenyam pendidikan secara layak.

Berdasarkan data sementara, ratusan siswa telah terdaftar sebagai penerima manfaat program tersebut. Ke depan, pihak pesantren bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk melakukan pengembangan dan replikasi program serupa guna menjangkau lebih banyak peserta didik, sejalan dengan agenda besar pembangunan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Spirit Ki Hajar dewantara menegaskan teladan, penggerak, dan penguat harus harus terasa sejak awal,” Pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
LMND Banten Apresiasi Polres Tangsel Ungkap 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:47 WIB

Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:44 WIB

‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB