BANTEN, PUSATBERITA – Ketua Gerakan Pemuda Al-Wasliyah (GPA) Banten, Salman Al-Farisi, menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan atlet sepak bola putri, Bunga, dalam memperjuangkan haknya memperoleh akses pendidikan yang adil.
Salman menilai Bunga merupakan atlet berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah hingga Indonesia melalui cabang olahraga sepak bola putri. Terbaru, Bunga mewakili Tangsel City dalam ajang internasional di Swedia dengan menghadapi sejumlah klub dari berbagai negara.
“Bunga adalah atlet sekaligus pelajar berprestasi di cabang olahraga sepak bola putri. Ia pernah bertanding melawan beberapa klub di Swedia. Prestasi seperti ini seharusnya menjadi pertimbangan sehingga keadilan dalam bidang pendidikan dapat diberikan kepadanya,” kata Salman.
Ia menyayangkan Bunga tidak berhasil diterima di salah satu SMA Negeri di Kota Tangerang Selatan melalui jalur prestasi.
“Saya sangat menyayangkan atlet berprestasi yang pernah membawa nama Indonesia di ajang internasional justru tidak lolos melalui jalur prestasi,” ujarnya.
Salman berharap Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) segera melakukan evaluasi dan penelusuran terhadap proses penerimaan peserta didik yang dialami Bunga. Ia juga menyatakan dukungan terhadap langkah Komisi V DPRD Provinsi Banten yang turut mengawal persoalan tersebut.
“Kami berharap Dindikbud Banten mengevaluasi proses PPDB agar kejadian serupa tidak terulang. Kami juga mendukung Komisi V DPRD Provinsi Banten untuk mengawal penyelesaian persoalan pendidikan ini sehingga setiap peserta didik, khususnya yang memiliki prestasi, memperoleh haknya secara adil,” tuturnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp masih belum mendapat respons.











