Spanduk “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” Bermunculan di Tangerang

- Penulis

Kamis, 6 Februari 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Kiri) Spanduk bertuliskan

(Kiri) Spanduk bertuliskan "Bahlil No, Gas 3 Kg Yes" | (Kanan) Ray Rangkuti

Tangerang, PUSATBERITA – Kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait LPG 3 Kg memicu polemik di masyarakat. Akibatnya, warga mengalami kesulitan dalam memperoleh gas LPG 3 Kg, yang menyebabkan antrean panjang di pangkalan resmi Pertamina.

Di tengah kontroversi ini, sejumlah spanduk bertuliskan “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” muncul di berbagai lokasi di Kota Tangerang. Spanduk tersebut dianggap sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menyoroti kemunculan spanduk-spanduk tersebut setelah kunjungan Bahlil Lahadalia ke Kota Tangerang. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil Bahlil bersifat sepihak dan tidak melibatkan Presiden Prabowo.

Baca Juga :  BNN Kota Tangerang Gandeng Rocket Rockers Edukasi Cegah Narkoba Melalui Kesenian

“Spanduk-spanduk ini tentu memiliki makna politik. Dengan demikian, Bahlil yang seharusnya menanggung konsekuensi politiknya, bukan Prabowo,” ujar Ray Rangkuti.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan terkait penjualan LPG 3 Kg merupakan kebijakan Bahlil, bukan Prabowo. “Dalam hal ini, Bahlil bertindak sebagai pihak yang memiliki wewenang penuh terkait kebijakan distribusi gas 3 Kg di pangkalan,” kata Ray dalam wawancara via WhatsApp pada Rabu (6/2) 2025.


Artikel Lain : Imbas Langka Gas Elpiji, Bahlil Disemprot Warga Dalam Kunjungannya

Satu tanggapan untuk “Spanduk “Bahlil No, Gas 3 Kg Yes” Bermunculan di Tangerang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir
Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh
Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:03 WIB

Musyawarah Dusun Memanas, Desak Pengembang dan Pemerintah Bertanggung Jawab Atas Ancaman Banjir

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:21 WIB

Soroti Kematian Tahanan di Rutan Polda Metro, LKBH PERMAHI Jakarta Selatan Desak Investigasi Transparan dan Menyeluruh

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:50 WIB

Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Berita Terbaru

Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Banten, Abdul Hakim (Foto/Istimewa).

Opini

Negara, Propaganda, dan Publik yang Semakin Kritis

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:23 WIB

Foto: Teknologi AI.

Opini

Prabowo Dalam Arus: Paranoid dan Totalitarian

Kamis, 26 Mar 2026 - 16:12 WIB

Foto/istimewa.

Opini

‎Kaum Bohemian Menjelma Hewan Ternak Kekuasaan

Selasa, 24 Mar 2026 - 22:32 WIB