Wapres Gibran Diberi Gelar Pangeran Kastela Oleh Sultan Ternate

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres Gibran dianugerahi Gelar Kaicil Kastela langsung oleh Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah M. Sjah, Kamis (16/10) 2025 (Foto/Wapresri.go.id).

JAKARTA, PUSATBERITA – Kesultanan Ternate berikan gelar adat kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat kunjungan kerja ke Maluku Utara. Gelar yang disematkan kepada Wapres Gibran adalah Kaicil Kastela atau Pangeran Kastela.

‎Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah M. Sjah secara langsung menganugerahkan gelar adat di Kedaton Kesultanan Ternate. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri para pejabat, tokoh adat, serta masyarakat setempat pada Kamis, (16/10) 2025.

‎Sultan Ternate, Hidayatullah M. Sjah, menuturkan bahwa Wapres Gibran layak menerima gelar adat sebagai bentuk penghormatan.

‎Gelar Kaicil Kastela, katanya, diberikan kepada tokoh yang dinilai memiliki kepedulian terhadap budaya dan masyarakat Ternate.

‎“Penganugerahan ini untuk mengenang putra Sultan yang membangun negeri Kastela pada masa lampau,” kata Sultan Hidayatullah.

Baca Juga :  Menakar Korupsi Jokowi dan Keluarganya, GAUM K Gelar Diskusi

‎Ia menambahkan, pemberian gelar juga menjadi simbol eratnya hubungan antara Kesultanan Ternate dan pemerintah pusat.

‎Sultan berharap, dengan pengukuhan gelar adat kepada Wapres Gibran, budaya Ternate semakin dikenal secara nasional. Ia juga ingin agar nilai-nilai budaya daerah menjadi perhatian bagi para pemimpin di tingkat nasional.

‎“Dengan gelar ini, saya tidak menitipkan banyak, saya hanya menitipkan budaya saja ke Wapres,” ucap Sultan.

‎Menurut Sultan, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat adat.

‎Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga menyampaikan rencana pelaksanaan Festival Goheba Internasional tahun depan. Acara ini akan mengundang negara-negara yang memiliki lambang serupa dengan Kesultanan Ternate seperti Rusia, Austria, dan Jerman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Mahasiswa Cinta Indonesia (FORMCI) Gelar Aksi di DPP Golkar, Tuntut Suistiqlal Efendi Dipecat Tidak Hormat
Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih
Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU
PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 
Mengenal Sosok yang dapat Menanggulangi Banjir di Jakarta 
Resmi PSSI Ikat Kerja Sama Dengan Apparel Asal Spanyol
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:51 WIB

Hadiri RAPIMNAS IPNU, WAMENKOP Dorong Generasi Muda Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:09 WIB

Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20 WIB

PB SEMMI Sebut Korban Jambret Jadi Tersangka Keputusan Salah

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:43 WIB

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:08 WIB

IHSG Anjlok 8 Persen Ini Penyebabnya 

Berita Terbaru

Opini

‎Peternakan Partai Kartel dan Kemandekan Demokrasi

Jumat, 13 Feb 2026 - 01:30 WIB

Foto: Istimewa

Lingkungan

PERUMDA TKR Kab Tangerang Pastikan Air Aman dan Layak Konsumsi

Kamis, 12 Feb 2026 - 17:49 WIB

Ribuan orang berkumpul di seluruh Australia pada hari Senin (9/2/2026) untuk menolak kedatangan Presiden Israel Isaac Herzog, yang melakukan kunjungan ke beberapa kota untuk menyatakan solidaritas dengan komunitas Yahudi Australia setelah penembakan massal yang menewaskan banyak orang tahun lalu. (REUTERS/Jeremy Piper).

Internasional

‎Australia Chaos! Tuntut Tangkap Presiden Israel Saat Kunjungan

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:12 WIB